Advertisement
Rp222 Miliar Bakal Digelontorkan untuk Pembebasan Ruas Jalan Prambanan-Lemahabang
Ilustrasi dana atau anggaran. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Pembebasan lahan untuk pembangunan ruas jalan Prambanan-Lemahabang akan dilakukan tahun ini. Untuk tahap pertama, pembebasan dilakukan untuk Segmen A tahap pertama.
Plt Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Sleman Dwi Anta Sudibya mengatakan proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Prambanan dan Wonosari itu dibagi dalam dua segmen. Segmen A dan segmen. Untuk Izin Penetapan Lokasi (IPL) segmen A sudah terbit. Segmen ini melewati Kalurahan Bokoharjo dan Sambirejo, Prambanan.
Advertisement
"Jalan ini merupakan jalan strategis yang menghubungkan jalur pariwisata yang ada di Prambanan dan Wonosari, seperti Nlanggeran. Jalan ini juga menghubungkan dengan Tol Jogja-Solo karena keberadaan exit tol berada di jalan Prambanan-Piyungan," kata Dibya, Selasa (16/3/2021).
BACA JUGA: Coronasomia, Insomnia saat Pandemi Corona. Bagaimana Mengatasinya?
Dijelaskan Dibya, pembebasan lahan tahun ini akan dilakukan untuk segmen A. Pembayaran untuk segmen ini dibagi tahap 1 dan tahap 2 dilakukan. Alasannya, dana pembebasannya hanya mencukupi untuk pembebasan lahan di segmen A tahap 1. Besaran dana yang disiapkan untuk pembebasan lahan sebesar Rp222 Miliar. Adapun bidang terdampak terdiri dari lahan milik warga, tanah kas desa dan tanah kasultanan.
Selain untuk membuka akses pariwisata keberadaan jalan alternatif tersebut, lanjut Dibya juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan bermotor yang melewati jalan Wonosari. "Anggaran pembebasan lahan berasal dari Dana Keistimewaan. Adapun lahan terdampak sebanyak 232 bidang seluas 1021,803 meter persegi. Utuk pembayaran maksimal September mendatang," katanya.
Disinggung soal kelanjutan pembebasan lahan untuk Segmen B, Dibya mengaku masih berproses. Jika IPL ruas jalan Prambanan-Lemahaban untuk segmen B turun, maka anggarannya akan diajukan ke pemerintah Pusat. "Yang jelas pembebasan lahan segmen B dilakukan setelah seluruh proses pembayaran untuk segmen A selesai. Ya kemungkinan tahun depan tergantung kemampuan anggaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran, Dispar Kulonprogo Ingatkan Larangan Tarif Nuthuk
- PKB DIY Safari ke Sejumlah Ulama, Perkuat Wasilah Keselamatan Bangsa
- Layanan SIM Sleman Libur saat Lebaran 2026, Cek Jadwal Dispensasi
- Penumpang Bandara YIA Tembus 15 Ribu per Hari Jelang Lebaran
- Jadwal dan Syarat SIM Keliling Polda DIY Selasa 17 Maret 2026
Advertisement
Advertisement









