Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Arus lalu lintas di Jalan Gito Gati seperti terlihat Senin (7/1/2018)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk memperlancar proyek peningkatan dan pelebaran Jalan Gito-Gati, jalan tersebut ditutup sementara. Penutupan dilakukan mulai 22-31 Maret mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas Jalan Denggung-Wonorejo Bidang Binamarga DPUP-ESDM DIY, Wira Sasongko mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan berbagai sektor akses jalan Gito-Gati dibatasi untuk sementara waktu. "Ada tiga kebijakan yang dikeluarkan terkait rekayasa lalu lintas selama pekerjaan jalan Gito-Gati," kata Wira, Rabu (17/3/2021).
Berdasarkan rakor lintas sektor, selama proyek berlangsung rencana rekayasa lalu lintas yang diterapkan dilakukan penutupan total jalan Gito-Gati mulai 22-31 Maret mendatang. Jalan ditutup total mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. "Penutupan total dilakukan terkait dengan pekerjaan pemotongan pohon disepanjang jalan tersebut. Karena dinilai membahayakan bagi petugas maupun masyarakat yang lewat, maka kami ambil kebijakan untuk menutup akses untuk sementara waktu," paparnya.
BACA JUGA: Pelabuhan Tanjung Adikarto, Harapan DIY Menjaring Cuan Laut Selatan
Selain menutup total, pihaknya juga menerapkan kebijakan untuk penutupan yang bersifat situasional antara pukul 15.00-09.00 WIB. Untuk penutupan situasional ini, kebijakan rekayasa lalu lintasnya kendaraan hanya diperbolehkan dari arah Timur (jalan Palagan) ke arah Barat (jalan Magelang). "Kemudian, lanjut Wira, mulai 1 April sampai dengan 22 Juli lalu lintas kendaraan hanya dari diperbolehkan satu arah, yakni dari arah Timur ke Barat," katanya.
Wira mengakui, selama masa penutupan total pekerjaan tersebut akan berdampak secara ekonomi bagi pelaku usaha di sepanjang proyek. Dia berharap, kondisi tersebut dapat dipahami dan dimaklumi oleh pelaku usaha karena perbaikan jalan tersebut cukup mendesak dilakukan. Begitu juga dengan masyarakat yang biasa menggunakan jalan tersebut.
"Kami memahami kondisi tersebut. Pelaksana proyek juga sudah sampaikan surat pemberitahuan kepada pelaku usaha yang terdampak. Kepada pengguna jalan, kami berharap untuk sementara hindari jalan Gito-Gati," harapnya.
Sekadar diketahui, perbaikan jalan yang menghubungkan perempatan Denggung (Jalan Magelang) dan persimpangan Wonorejo Kamdanen (Jalan Palagan) sepanjang 2,48 km, untuk tahun ini dilakukan hanya 1 km saja. Jalan Gito-Gati yang semula hanya tujuh meter juga akan dilebarkan antara 9-11 meter dan dilengkapi dengan trotoar.
Proyek peningkatan ruas jalan tersebut dikerjakan oleh PT Putera Jaya Andalan Waktu di mana waktu pelaksanaannya 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak. Pelaksana proyek juga sudah memberikan surat edaran kepada warga dan pemilik usaha disepanjang jalan tersebut di mana peningkatan ruas jalan dimulai 15 Maret hingga 22 Juli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 25 Agustus 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.