PDIP DIY Siap Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer

DPD PDI Perjuangan DIY menerima audiensi Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori 35 (GTKHNK35), Sabtu (20/3/2021). - Ist/dok PDI Perjuangan DIY
20 Maret 2021 15:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- DPD PDI Perjuangan DIY menerima audiensi Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori 35+ (GTKHNK35+), Sabtu (20/3/2021). Kedatangan guru-guru dan tenaga kependidikan honorer tersebut berawal dari keresahan dengan adanya kebijakan Pemerintah yang akan mengadakan rekrutmen Guru CPNS dan PPPK.

Dalam pertemuan itu, Saiful Anam, perwakilan guru dan tenaga honorer menyampaikan bahwa kebijakan Rekrutmen Guru PPPK masih belum memenuhi rasa keadilan bagi guru dan tenaga kependidikan khususnya yang berusia diatas 35 tahun.

"Kami berharap PDI Perjuangan DIY dapat mendorong dan mendukung perjuangan Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan untuk dapat diangkat statusnya sehingga kesejahteraan menjadi terjamin. Harapannya, PDI Perjuangan DIY dapat menyampaikan aspirasi ke tingkat pusat baik ke Pemerintah dan DPR RI,” katanya.

Baca juga: Dukung Mudik Lebaran, Organda DIY Siapkan 1.200 Armada

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Totok Hedi Santosa menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh Forum Guru Dan Tenaga Kependidikan Honorer. "Sebagai partai wong cilik, kami siap mengawal dan mendukung perjuangan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer melalui Struktur Partai di tingkat Pusat yaitu DPP dan Fraksi di DPR RI. Negara harus hadir dalam mewujudkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, karena masa depan bangsa ada di tangan mereka dalam mendidik anak-anak kita,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, sesuai keinginan para guru, tanpa diminta, Toto Hedi langsung menghubungi melalui telepon kepada Bambang Wuryanto, fungsionaris DPP PDI Perjuangan sekaligus Pimpinan Fraksi di DPR RI untuk menyampaikan keinginan bertemu secara virtual dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani. Atas permintaan tersebut, Bambang Wuryanto menyampaikan kesediaannya dan akan menindaklanjuti agar aspirasi para guru dan tenaga kependidikan tersebut dapat diterima Puan Maharani.

Baca juga: Muhammadiyah: Beli Rokok Gampang Picu Kenaikan Perokok Pemula

Pertemuan Forum Guru dan Tenaga Honorer dengan PDI Perjuangan juga dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Koeswanto, Andriana Wulandari, Bambang Setyo Martono, dan Sutemas.

PDI Perjuangan DIY melalui Fraksinya di DPRD Provinsi menegaskan bahwa selalu menyiapkan diri setiap saat untuk mengawal aspirasi para guru dan tenaga kependidikan honorer baik terkait masalah pendidikan ataupun kepegawaian.