Advertisement
Tes Pengganti Ujian Nasional Bakal Digelar di Sekolah
Ilustrasi ujian nasional di masa pandemi - ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.\\n
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul memastikan pelaksanaan ujian Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SMP akan dilaksanakan di sekolah. Rencananya program pengganti Ujian Nasional ini diselenggarakan selama empat hari mulai 5-8 April mendatang.
Kepala Bidang SMP, Disdikpora Gunungkidul, Kisworo mengatakan, proses pembelajaran selama masa pandemi masih menggunakan model online sehingga belum ada program untuk tatap muka di sekolah. Meski demikian, untuk ASPD akan ada kebijakan khusus, yakni pelaksanaan dilakukan di sekolah.
Advertisement
Menurut dia, salah satu alasan menggelar di sekolah dan bukan secara online karena untuk menjaga integritas dan kejujuran. Pasalnya, di sekolah ada yang mengawasi oleh guru sehingga pengerjaan bisa berlangsung secara adil.
Hal berbeda apabila ASPD dikerjakan di rumah, maka tidak ada yang mengawasi saat soal-soal tersebut di kerjakan. “Inilah yang jadi pertimbangan ASPD tetap dilaksanakan di sekolah,” kata Kisworo, Jumat (19/3/2021).
Baca juga: Dua Talut di Jogja Jebol Akibat Hujan Deras
Ia mengungkapkan, untuk pelaksanaan akan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, pelaksanaan asesmen juga dilakukan secara bergantian sehingga tidak ada kerumunan di sekolah. “Protokol kesehatan tetap menjadi acuan dalam pelaksanaan ASPD,” katanya.
Untuk pemetaan mutu pendidikan di DIY ini ada empat mata pelajaran yang diujikan. Selain Bahasa Indonesia dan Matematika, para siswa juga akan mengerjakan soal Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris.
“Hasil dari ASPD tidak menjadi penentu kelulusan, tapi nilai tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Kisworo.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan, untuk pelaksanaan ASDP sudah ada persiapan dari masing-masing sekolah. bahkan, sambung dia, di beberapa kesempatan bersama-sama dengan Bupati Sunaryanta melakukan pengecekan ke sekolah guna mengetahui kesiapan dalam menyelenggarakan program pengganti Ujian Nasional ini.
Baca juga: Loket Masuk Parangtritis Akan Dijaga Saat Malam
Eddy mengungkapkan, untuk memaskimalkan nilai dalam ASPD, disdikpora juga telah menyelenggarakan tryout mengerjakan soal-soal. Meski demikian, hasil dari uji coba tersebut belum memuaskan sehingga ada kebijakan konsultasi tatap muka bagi siswa kelas sembilan SMP atau kelas enam SD.
“Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa dimulai. Harapan kami dengan konsultasi tatap muka bisa memaksimalkan hasil dalam ASPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Buka Opsi Tim Independen Usut Kasus Penyiraman Air Keras
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Salat Id Digelar di Masjid Gedhe Kauman hingga Sekitar Alun-Alun
- Bupati Sleman dan Forkopimda Pantau Kesiapan Pospam Mudik Lebaran
- Meriah, Takbir Keliling Tamanan Bantul Libatkan 8 Rombongan
- Takbiran BMI Yudonegaran Angkat Isu Lingkungan,
- Gema Takbir Jogja 2026 Ajak Peserta Gunakan Properti Daur Ulang
Advertisement
Advertisement








