Jepang hingga China, Ini Negara Pembeli Gas Indonesia
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo saat membuka Musyawarah Kerja (Musker) KONI Bantul Tahun 2021 di Gedung Induk Lantai III Pemkab Bantul, Sabtu (20/3). /Ist.
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul menargetkan juara pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2022 di Sleman. Meski berat, Pemkab Bantul optimistis dengan kekuatan lokal dan tidak menyewa atlet dari luar DIY target juara pada kegiatan multi even dua tahunan ini akan tercapai.
Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo mengatakan target meraih juara pada Porda DIY 2022 adalah realistis. Hal ini didasarkan pada prestasi dari kontingen Bantul di Porda DIY 2019 di Kota Jogja. Saat itu, Bantul yang berkekuatan atlet lokal dan tidak menyewa atlet dari luar DIY mampu menjadi runner-up dibawah sang juara Sleman.
BACA JUGA : Ini Jumlah Bonus Bagi Atlet Bantul yang Berlaga di Porda DIY
"Fenomena daerah lainnya memang banyak yang sewa atlet. Tapi, bukannya jika hal itu dilakukan akan menjadi juara yang semu karena atletnya bukan asli daerahhya," kata Joko saat membuka Musyawarah Kerja (Musker) KONI Bantul Tahun 2021 di Gedung Induk Lantai III Pemkab Bantul, Sabtu (20/3/2021).
Lebih lanjut Joko mengakui, meski Bantul cukup banyak melahirkan atlet berprestasi, tapi sarana dan prasana pendukung latihan sampai kini belum memadai. Alhasil, banyak atlet meminjam sarana prasana dari daerah lain. Dalam perkembangannya, atlet tersebut justru membela daerah lainnya.
Agar kejadian itu tidak terus terjadi, Joko menyatakan Pemkab akan mendata atlet berprestasi asli Bantul untuk diajukan sebagai penerima penghargaan dan imbalan.
"Bisa nanti berupa materi atau diangkat sebagai pegawai harian lepas. Agar atlet itu nyaman berlatih dan ada kejelasan masa depan," katanya.
BACA JUGA : Suharsono Bangga Porda Tak Libatkan Atlet Luar Bantul
Ketua KONI DIY Djoko Pekik Irianto mengatajab meraih prestasi di ajang olahraga tidak bisa dilakukan secara instan dengan mengontrak pemain dari daerah lain. Meski secara administrasi sewa atlet dari daerah lain sah, tapi secara moral tidak.
"Untuk itu Lebih baik mencari dan membina demi masyarakat Bantul sendiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.