Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Anak-anak dari Sanggar Omah Joget sedang mementaskan tarian Caping Ayu dalam Gebyar Wisata Budaya di kawasan wisata River Tubing Polaman, Argorejo, Sedayu, Bantul, Selasa (2/4/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melanjutkan proyek pembangunan Taman Budaya Bantul (TBB) di Kamijoro, Sendangsari, Pajangan. Proyek yang dibiayai dana keistimewaan (danais) itu digadang-gadang akan bertaraf internasional.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan proses pembebasan lahan seluas lima hektare untuk TBB telah berjalan. Sebanyak 19 pemilik lahan telah sepakat dan menandatangani kesediaan menjual lahan kepada Pemkab Bantul.
BACA JUGA: Penambangan di Tanah Warga Jadi Ancaman Konservasi Lahan Sumber Air di Sleman
"Total anggaran untuk pembebasan lahan sekitar Rp25 miliar. Tahun ini, kami juga menargetkan detail enginering detail (DED) selesai," kata Halim, Senin (22/3).
Setelah DED beres, pada 2022 akan dimulai konstruksi untuk TBB. Adapun anggaran untuk bangunan TBB dianggarkan senilai Rp130 miliar. "Jadi total anggaran mulai dari pembebasan lahan, DED dan pembangunan konstruksi lebih dari Rp150 miliar," lanjut Halim.
Dengan anggaran yang cukup besar, menurut Halim, TBB akan menjadi taman budaya berlevel internasional. "Jadi kalau ada pertunjukan pertukaran kebudayaan tidak memalukan," tandas Halim.
Halim mengatakan TBB akan digunakan sebagai tempat pertukaran kebudayaan, selain menggelar pentas di lokasi tersebut.
"Gedung juga harus representatif dan berkelas internasional. Dicerminkan dengan bangunan yang lebih luas dan kelengkapan sarana dan prasarana," paparnya.
BACA JUGA: Saatnya Penyelenggara Event di Jogja Menyiapkan Diri
Lokasi TBB kelak dekat dengan rencana outer ringroad. Pemkab Bantul juga ingin mengembangkan perekonomian Bantul bagian barat karena daerah barat belum banyak tersentuh.
"Pertimbangan jangka panjang. Kami ingin Bantul sisi barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Diharapkan, taman budaya akan jadi pengungkit aktivitas ekonomi di sekitarnya," ucap Halim.
Halim menyatakan TBB sangat berbeda dengan Pasar Seni Gabusan yang ada di Kapanewon Sewon tersebut.
"Jelas beda. Ke utara dan ke selatan. Ini juga lebih kuat karena status tanah beli, bukan tanah kas desa seperti yang di Gabusan," terang Halim.
BACA JUGA: Jamur Merang Berpotensi Dikembangkan di Kulonprogo
Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan pembangunan TBB tidak sepenuhnya menggunakan danais, tapi juga menggunakan APBD Bantul.
"Utamanya untuk penyusunan DED dan masterplan gunakan APBD 2021," katanya.
Sementara untuk penyusunan DED, Pemkab Bantul akan melibatkan seniman dan budayawan.
Lurah Sendangsari, Pajangan, Durori berharap berdirinya TBB di desanya akan mampu mendorong tumbuhnya perekonomian warga.
"Ini untuk pintu kemajuan Pajangan. Kami akan dukung penuh pembangunannya. Karena ini akan sangat membantu perekonomian warga," kata Durori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.
Afriana, warga Klaten yang bekerja di Jepang, rela menempuh perjalanan lima jam untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
PM2.5 Palembang mencapai 903,6 µg/m³ dan masuk kategori sangat berbahaya. BMKG meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.