Setelah Divaksin, Tak Ada Nakes di Sardjito yang Terpapar Covid-19

Pelaksanaan skrining kesehatan sebelum mendapat vaksinasi, di GSP UGM, Minggu (21/3/2021). - Harian Jogja/ Lugas Subarkah.
23 Maret 2021 07:47 WIB Lugas Subarkah & Catur Dwi Janati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemberian vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19 mulai terasa dampaknya. RSUP Sardjito saat ini tidak ada tenaga kesehata (nakes) yang terpapar Covid-19.

Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Rukmono Siswihanto, mengatakan vaksin berdampak positif pada tenaga kesehatan (nakes). Hal ini terbukti saat ini sudah tidak ada lagi nakes di RSUP Dr. Sardjito yang terpapar covid-19.

"Di Sardjito sudah semua nakes mendapatkan vaksinasi, kecuali nakes yang baru hamil. Sekarang sudah ga ada yang positif, sudah lama," ujarnya, Senin (22/3/2021).

BACA JUGA : Mantap! Lebih dari Separuh Nakes Terdaftar di Jogja Sudah 

Sejauh ini kata dia, vaksinasi pada nakes di RSUP Dr. Sardjito tidak memberi efek negatif apa pun pada nakes setelah divaksin.

"Tidak ada KIPI [kejadian ikutan pasca imunisasi] berat, ringan saja dan itu bisa diabaikan," ungkapnya.

Vaksinasi Guru

Vaksinasi guru SD di Bantul terus berlangsung. Meski hampir selesai, pembukaan pembelajaran tatap muka masih menunggu arahan dari pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menyampaikan saat ini sebanyak 3035 guru SD telah divaksin. "Guru SD yang sudah vaksin 3035 orang, terus guru yang akan menerima vaksin selanjutnya mulai besok Kamis sebanyak 3450 orang," terangnya.

BACA JUGA : Pemangkasan Insentif Nakes Dinilai Tidak Manusiawi 

Jumlah guru SD dan tenaga pendidikan mencapai 6485 orang. Bila vaksinasi kepada 3450 guru SD dan tendik selesai pekan ini, Isdarmoko menyebut vaksinasi guru SD sudah komplit.