Pandemi, Pengunjung Perpusda Bantul Menurun

Warga melintas di depan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul, Kamis (25/3/2021). - Harian Jogja/Jumali
25 Maret 2021 14:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kunjungan warga ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul. Perpusda Bantul mencatat terjadinya penurunan kunjungan warga ke tempat tersebut selama pandemi.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul, Gunawan, mengungkapkan saat pandemi, Perpusda hanya dikunjungi sebanyak 15-20 pengunjung setiap harinya.

Hal ini berbeda dengan saat kondisi normal, di mana ada 200 pengunjung yang datang di tempat tersebut. "Kondisinya memang seperti ini," kata Gunawan, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Gara-gara Kucing, Toko Kelontong di Girisuko Terbakar

Di sisi lain, diakui oleh Gunawan dengan menurunnya pengunjung membuat pengelola Perpusda lebih mudah menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung yang datang wajib memakai masker dan wajib cuci tangan sebelum masuk ruangan.

Selain itu dilakukan penerapan jaga jarak dan pembatasan jumlah pengunjung yakni sebanyak 20 orang saja dalam ruangan sekali waktu.

Jika ruang perpustakaan sudah penuh, maka tamu berikutnya harus menunggu hingga ada pengunjung yang selesai dan keluar dari ruangan.

Baca juga: Jogja Kaji Kemungkinan Belajar Tatap Muka Untuk SD dan SMP

"Selain itu, ada pemasangan sekat transparan di front office yang digunakan untuk pelayanan kepada pengunjung," paparnya.

Dengan sepinya pengunjung, Gunawan menyatakan saat ini dinas sedang mencari solusi agar target indeks minat baca nasional 65,75 tercapai.

Sementara keinginan dinas menggelar survey sebagai awalan untuk mencapai target tersebut sampai kini belum terlaksana karena keterbatasan anggaran.

Alhasil, Gunawan lebih memaksimal diskusi forum SKPD dan menyempurnakan aplikasi Bantul Pinter (Banter) yang telah dibangun setahun terakhir. "Harapannya bisa diluncurkan pada petengahan tahun 2021," ucapnya.