Simbol Mahakarya Kolaborasi Harmoni, Candi Prambanan Jadi Latar Darma Santi Virtual

Koordinator Staf Khusus Kepresidenan AAGN. Ari Dwipayana (tengah) saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan darma santi nasional yang digelar virtual. - Harian Jogja/Sunartono
28 Maret 2021 11:37 WIB Sunartono Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Umat Hindu memperingati Darma Santi nasional yang digelar secara virtual pada Sabtu (27/3/2021) sore. Salah satu proses penggarapan perhelatan online ini digelar di Hotel Hyat, Sleman. Gambar Candi Prambanan menjadi latar belakang atau background acara nasional tersebut karena dianggap sebagai mahakarya hasil dari kolaborasi harmoni yang sarat dengan pesan penting.

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Tri Handoko Seto menjelaskan pengambilan gambar Candi Prambanan sebagai latar dari Darma Santi online tersebut memiliki pesan penting. Bahwa, Indonesia adalah bangsa yang besar, posisi Prambanan menjadi inspirasi karena merupakan mahakarya yang dihasilkan dari kolaborasi yang harmoni. Ia berharap proses pembuatan Prambanan menjadi inspirasi terutama umat Hindu.

"Ini menginspirasi kita bahwa bagaimana proses Candi Prambanan itu dibuat, melalui kerukunan, kedamaian antarmasyarakat maupun antara masyarakat dengan pemimpin. Bahwa begitulah seharusnya membuat mahakarya, termasuk mahakarya yang saat ini sedangkan kita lakukan bersama yaitu menghadapi pandemi," katanya di sela-sela pelaksanaan Darma Santi di Jogja, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: 3 Kawasan Cagar Budaya di Jateng Ditata, Ini Rinciannya

Ketua Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Samudera Gina Antara menambahkan Dharma Santi nasional ini diselenggarakan secara online dalam rangka mengkolaborasikan keharmonisan antara umat Hindu dan umat di luar Hindu. Mengingat kolaborasi ini sangat penting karena situasi saat ini perjuangan bersama-sama.

"Kita harus berkolaborasi berjuang bersama untuk menghadapi pandemi ini, semoga segera berakhir. Intinya kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas berlangsungnya Darma Santi ini," ujarnya.

Koordinator Staf Khusus Kepresidenan AAGN. Ari Dwipayana mengatakan Darma santi diselenggarakan setiap tahun sebagai rangkaian hari Suci Nyepi, dengan tema Kolaborasi dalam Harmoni untuk Indonesia Maju. Menurutnya, kolaborasi sangat penting, karena tanpa hal itu, tidak mungkin mahakarya seperti Prambanan, Candi Borobudur bisa dihasilkan. Sedangkan konsepsi harmoni diharapkan bisa membangun keharmonisan dengan sang pencipta dan hubungan sesama.

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

"Kami berharap bisa membangun tatanan baru yang lebih harmonis, menjaga keseimbangan hubungan antar sesama. Termasuk kita harus memuliakan alam, karena sama dengan memuliakan harkat manusia," katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan dalam Tri Hita Karana ajaran Hindu, bahwa harus menjaga keharmonisan dengan sesama manusia dan alam. Selain itu umat Hindu juga diminta untuk memegang ajaran wasu dewa kutum bhakam yang menekankan pentingnya persaudaraan sejati.

"Karena kita semua berasal dari sumber yang sama yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Harmonisasi dan kebersamaan harus kita rajut sebagai pondasi menegakkan kembali kehidupan yang sempat luluh lantak akibat pandemi Covid-19," ujarnya.