Gerbang Tol Trihanggo Hadir dengan Siluet Ikonik Ratu Boko
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 segera cair dalam waktu dekat. Kucuran dana insentif ini direncanakan diberikan pada April.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Budiraharjo menjelaskan Pemerintah Pusat telah memberikan penjelasan tentang pemberian insentif. Akan tetapi, Agus tidak hapal jumlah insentif yang bakal diberikan. Sebenarnya, insentif nakes di 2020 telah dibayarkan, hanya saja ada penundaan. Penundaan terjadi di triwulan akhir 2020.
"Untuk 2020 triwulan akhir masih ada yang belum dibayar. Saat ini skemanya baru disusun karena ada kemungkinan arahan dari Pusat untuk dibayarkan melalui anggaran hasil refocusing yang harus dilakukan pemerintah kabupaten/kota," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021).
Menurut Agus, jumlah insentif yang ditunda dan belum dibayarkan cukup banyak. Dia menyebut tunggakan pembayaran insentif mencapai Rp20 miliar. "Kalau tidak salah tunggakan di 2020 masih ada sekitar Rp20 miliar, itu sudah diverifikasi oleh Kemenkes. Sebetulnya tinggal pembayaran, cuma skema pembayarannya yang masih menunggu arahan lebih lanjut," katanya.
Untuk insentif 2021, Agus menyatakan masih perlu dihitung kembali. Pemberian insentif harus sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan mempertimbangkan kemampuan daerah. "Karena kalau semua diserahkan daerah melalui anggaran refocusing, tentu kami harus berhitung lagi, seberapa alokasi yang mungkin bisa diberikan. Cuma formulasi variabel dan besaran formulasi seberapa, apakah harus sama 2020 atau disesuaikan dengan kemampuan supaya tetap bisa diberikan kepada nakes yang berhak, semua masih perlu dibahas lebih lanjut," katanya. Menurutnya, jajarannya masih harus bersabar dan berhitung, sekaligus menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat melalui Kemenkes.
Agus mengaku tak tahu kapan pandemi Covid-19 bakal berakhir. Dinkes, menurut Agus terus mengejar target vaksinasi dan penanganan di 2021 yang masih memakan biaya cukup besar. "Kami berharap anggaran operasional penanggulangan tetap berjalan, dan insentif juga harus diberikan, tetapi perhitungannya harus disesuaikan," katanya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan tidak ada masalah terkait dengan pembayaran insentif untuk nakes di Bantul. "Honorarium untuk nakes tetap diberikan, cuma jumlahnya agak menyesuaikan. Perkiraan pada April ini segera diberikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.