Advertisement
Pemberian Vaksin Tenaga Pendidik & Kependidikan di Sleman Capai 44 Persen
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan sampai saat ini baru sekitar 44% tenaga pendidik yang menerima vaksin Covid-19. Baginya, vaksinasi bagi tenaga pendidikan sudah berjalan baik.
"Puskesmas yang belum menyelesaikan akan kami dorong untuk mempercepat. Kalau kekurangan SDM nanti akan dibantu dari Puskesmas laim yang sudah selesai," kata Joko Selasa (30/3/2021).
Advertisement
BACA JUGA : Jadwal Sudah Terbit, Catat Tanggal Vaksinasi Massal
Saat ini, stok vaksin hanya tersisa sekitar 18.000 dosis. Padahal realisasi vaksinasi masih kurang dari 50% dimana 44,04% tenaga pendidik, 38,71% ASN, dan 21,35% lansia. "Ya ada keterbatasan stok vaksin. Kami sudah mengusulkan tambahan stok vaksin ke Dinkes DIY," katanya.
Isu embargo vaksin, lanjutnya, dikhawatirkan juga dapat berpengaruh terhadap beberapa agenda vaksinasi. Namun sejauh ini belum ada perubahan untuk jadwal vaksinasi.
"Jika ada embargo, kegiatan vaksinasi tahap dua baik yang massal maupun reguler pasti akan terganggu. Kami terus berusaha untuk mendapatkan alokasi vaksin sesuai target sasaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mudik Lebaran 2026: Ini Daftar Tarif Tol dan Diskon hingga 30 Persen
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jelang Lebaran, Kasus Penyebaran DBD di Gunungkidul Melandai
- Pererat Silaturahmi, IDM Gelar Kampung Ramadan Bersama UMKM Prambanan
- Tanah Bergerak di Pajangan Bantul, 20 Rumah Rusak dan 1 Roboh
- Ini Cara Kampung Wisata Cokrodiningratan Sulap Sampah Jadi Souvenir
- Satpol PP Bantul Tertibkan Anak Jalanan di Simpang Wiyoro Banguntapan
Advertisement
Advertisement








