Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul memastikan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dilanjutkan tahun ini. Meski demikian, untuk penyaluran masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Pusat.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Gunungkidul, Sih Supriyana mengatakan, sudah ada surat resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM terkait dengan kelanjutan BPUM. Hal ini berarti program masih akan dilanjutkan di tahun ini. “Suratnya sudah kami terima. Inti dari surat tersebut ada komitmen melanjutkan BPUM seperti yang disalurkan di tahun lalu,” kata Sih Supriyana kepada wartawan, Senin (29/3/2021).
Menurut dia, belum ada keputusan resmi terkait dengan penyaluran bantuan. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait dengan adanya berita yang beredar yang berkaitan dengan penyaluran. “Belum ada informasi. Memang sempat ada rapat virtual, tapi yang dibahas masih sebatas kelanjutan program, tapi untuk penyaluran kami masih menunggu,” katanya.
Baca juga: Pemkot Jogja Siapkan Sanksi untuk PNS yang Nekat Mudik
Untuk proses pencairan, dia mengatakan tidak berbeda dengan pelaksanaan di 2021. Calon penerima BPUM diminta mendaftarkan melalui situs resmi. Adapun besaran bantuan berbentuk uang dengan nominal sebesar Rp2,4 juta.
“Kalau sudah ada info resmi pasti akan kami sampaikan ke para pelaku usaha. Namun untuk sekarang harus bersabar dulu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.
LPSK memberikan pelindungan kepada FH, saksi kasus Febrie Adriansyah, karena menilai ada potensi ancaman meski belum nyata.
Penonton Solo dan Yogyakarta menjadi salah satu saksi pertama kemegahan film Operasi Pesta Copet, yang menjalani proses syuting di tengah festival musik