Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Ilustrasi pasar murah./ Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY akan menggelar pasar murah pangan pokok pada 9 April atau menjelang bulan Ramadan 1442 Hijriah yang jatuh pada 13 April 2021.
"Yang melatarbelakangi kegiatan pasar murah adalah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pangan pokok menghadapi bulan Ramadan 1442 Hijriah," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanto saat dihubungi di Bantul, Kamis (1/4/2021).
Menurut dia, pasar murah komoditas pangan yang juga menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre DIY di halaman Pendhapa Parasamya Komplek Pemda 2 Manding Bantul tersebut akan menjual kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan kebutuhan pokok yang lain.
Sejumlah kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga di bawah pasaran yaitu untuk gula pasir seharga Rp11.500 per kilogram, tepung terigu sebesar Rp7.500 per kilogram, dan minyak goreng dengan harga Rp12.500 per liter.
BACA JUGA: Saudara Kembar Ini Sepakat Berbagi Pacar dan Tidur Bertiga Sekamar
"Sasaran kegiatan pasar murah kebutuhan pokok adalah masyarakat atau konsumen umum, terutama yang membutuhkan. Ini sekaligus kesiapan kita bulan Ramadan yang diharapkan ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat itu terpenuhi," katanya.
Menurut dia, berbagai komoditas pangan pokok selama bulan puasa cenderung mengalami peningkatan permintaan. Oleh sebab itu harapannya dengan pasar murah nantinya apabila ada kenaikan harga di pasaran tidak signifikan.
"Jadi juga untuk menjaga agar jangan sampai harga naik secara signifikan, tetapi kami melihat ketiga komoditas tadi itu di Bantul utamanya masih relatif stabil. Dan kemudian nanti juga ada bawang merah, bawang putih, dan juga telur," katanya.
Selain pasar murah, dalam kegiatan tersebut juga diadakan bazar produk Usaha Kecil Menengah (UKM) setempat seperti telur asin, keripik, wedang uwuh dan lain-lain, dengan tujuan mengangkat produk kuliner unggulan dari Bantul.
"Kami harapkan untuk warga masyarakat bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Pengetahuan masyarakat adat dinilai masih sering diabaikan dalam kebijakan konservasi Indonesia meski mereka menjadi penjaga lingkungan.
UII menyambut 5.326 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Rektor UII menekankan kompetensi, keberanian, dan kerendahan hati.
Kabut asap Kalimantan menyeberang ke Filipina. Udara Manila masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya dan sekolah diliburkan.
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Si Jodie memungkinkan dokumen pencatatan sipil di Jogja selesai sehari kerja. Cek syarat dan kanal resmi pengajuannya.