SIM Keliling Kulonprogo: Dilayani di Satpas, MPP dan PJR Temon
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan stok vaksin yang ada di gudang farmasi tinggal 5.290 vial. Jumlah itu hanya mampu mengampu sebanyak 2.645 penerima vaksin.
"Jika tidak ada kiriman lagi. Ini hanya akan bertahan beberapa hari. Padahal, setelah ini, kami akan bagikan ke puskesmas untuk vaksinasi lansia," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja, Selasa (6/4/2021).
Dengan keterbatasan vaksin tersebut, Gusbud-panggilan akrab Agus Budiraharja, Dinkes tidak bisa berbuat apa-apa. Dinkes memastikan baru akan mempercepat vaksinasi, ketika sudah ada droping vaksin.
"Untuk lansia sendiri ada sekitar 130.000 orang. Karena kondisi ini, maka akan kami vaksinasi secara bertahap. Memang ada perintah agar mendahulukan lansia dari Kemenkes dua hari lalu," lanjut Agus.
Baca juga: Mei 2021, Singapura Mulai Terima Wisatawan yang Punya Sertifikat Vaksin Covid-19
Menurut Agus, awalnya Dinkes telah menyusun rencana menggelar vaksinasi terhadap 1.100 pelaku wisata pada pekan ini. Akan tetapi dalam perkembangannya,vaksinasi terhadap pelaku wisata diundur karena ada perintah dari Kemenkes untuk mendahulukan vaksinasi terhadap lansia. Pertimbangannya, lansia lebih rawan terpapar Covid-19.
"Hari ini, untuk yang lansia sejatinya telah dimulai. Vaksinasi terhadap 400 calon jemaah haji lansia yang dilakukan hari ini dan besok adalah vaksinasi untuk lansia untuk segmen lain. Rencana vaksinasi untuk lansia maksimal pekan depan dimulai di setiap puskesmas," ucap Agus.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso, mengakui vaksinasi di Bantul tergantung kepada ketersediaan vaksin. Di mana, prioritas dari vaksinasi Bantul saat ini selain, lansia ada guru dan tenaga pendidik. Sebab, Dinkes menargetkan sebanyak 42.000 guru dan tenaga pendidik ditarget selesai Juni. Harapannya, sebelum pembelajaran tatap muka digelar, semua guru dan tenaga didik telah selesai divaksin.
"Untuk pelaku wisata kami target selesai April. Tapi baik bagi pelaku wisata, maupun untuk lansia akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin," terang Oki.
Baca juga: Liburan di Masa Pandemi, Ini Sejumlah Destinasi Idola Wisatawan di Gunungkidul
Untuk teknis penyuntikan, Oki memastikan vaksinasi untuk Lansia akan diserahkan ke masing-masing puskesmas. Sedangkan vaksinasi dipastikan tetap berjalan, meski dilakukan di bulan Ramadan.
"Akan seperti biasa. Di jam kerja seperti biasa. Vaksinasi massal tetap akan dilakukan meskipun Ramadan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi
MotoGP 2026 menyisakan 10 seri. Aragon menjadi ujian penting bagi Jorge Martin, Marc Marquez, dan empat kandidat juara lainnya.
Kemenkes mengaktifkan 9 HEOC dan mengerahkan tim medis untuk memulihkan layanan kes
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Denza N8 terbaru membawa baterai LFP 130,15 kWh dengan jarak tempuh hingga 1.003 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
GitHub mengalami gangguan besar pada 17 Agustus 2026. API, Actions, Pull Requests hingga Copilot terdampak dengan error unduhan mencapai 50%.