Liburan di Masa Pandemi, Ini Sejumlah Destinasi Idola Wisatawan di Gunungkidul

Kondisi di Pantai Indrayanti, Tepus, Kecamatan Tepus bersih setelah diterjang gelombang tinggi, Sabtu (9/5/2020). - Ist/ Dok SAR Satlinmas Wilyaah II DIY
06 April 2021 06:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat ada 44.976 wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata selama libur paskah. Total dari kunjungan ini memperoleh Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp327 juta.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidu, Hary Sukmono mengatakan libur paskah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Hal itu terlihat adanya penambahan kunjungan yang signifikan di sejumlah destinasi wisata di Bumi Handayani.

“Total selama libur tiga hari ada kunjungan sebanyak 44.976 wisatawan,” kata Hary, Senin (5/4/2021).

Baca juga: PLN Berhasil Atasi Listrik Padam Akibat Cuaca Ekstrem di Jogja

Menurut dia, kawasan pantai, khususnya Baron dan Pulangsawal atau Indrayanti menjadi primadona karena di lokasi ini paling banyak dikunjungi wisatawan. “Untuk destinasi lain seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Kalisuci atau destinasi lain juga ada kunjungan, tapi tak seramai dengan kawasan pantai,” ujarnya.

Adanya lonjakan jumlah kunjungan juga berdampak terhadap PAD yang diperoleh melalui retribusi tiket masuk kawasan wisata. Selama libur tiga hari ini, dinas pariwisata memperoleh pendapatan sebesar Rp327 juta.

Hary mentuturkan, adanya lonjakan tingkat kunjungan ini sudah diantisipasi. Guna memperketat pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan di area wisata ada penambahan personel hingga jumlahnya mencapai 400 orang. “Sesuai dengan pelaksanaan wisata di masa uji coba, protokol kesehatan menjadi syarat utama sehingga penyelenggaraan tidak menjadi sumber penyebaran virus corona,” kata Hary.

Baca juga: ASPD di Jogja Berlangsung Tatap Muka dengan Prokes Ketat

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, seluruh anggota berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya menegakkan protokol kesehatan di area wisata. Menurut dia, selama liburan berlangsung, setiap harinya ada 100 sampai 150 orang diketahui tidak menggunakan masker saat berwisata di kawasan Poktunggal, Kapanewon Tepus sampai Bukit Paralayang di Kapanewon Purwosari.

“Mereka diingatkan agar mereka menggunakan masker. Selain itu, harus menjaga jarak dan tidak boleh berkerumun,” kata Suris.