Masih Banyak Pelanggar Protokol Kesehatan di Area Wisata Gunungkidul

Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
12 April 2021 15:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim gabungan masih menemukan pengunjung di area wisata Gunungkidul yang tidak memakai masker. Hal ini terlihat dalam operasi nonyustisi penangan Covid-19 terkait dengan penerapan protokol kesehatan di area wisata pada saat libur akhir pekan.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II DIY Surisdiyanto mengatakan selama libur akhir pekan ada peningkatan wisatawan di kawasan pantai. Dampak dari peningkatan ini, jumlah pelanggar protokol kesehatan juga semakin banyak.

BACA JUGA: Hati-Hati! Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Pesisir Selatan DIY

Hal itu terlihat darlam operasi yang digelar selama dua hari mulai dari kawasan Pantai Poktunggal, Kapanewon Tepus hingga Pantai Gesing di Kapanewon Panggang. Total ada 222 pengunjung yang tidak memakai masker atau membawa tapi tidak dipakai dengan benar. “Yang melanggar ada ratusan orang,” kata Suris kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Dia mengatakan meski ada ratusan yang melanggar tidak diberikan sanksi denda. Pelanggar hanya didata terus diminta menggunakan masker saat berada di area wisata.

“Selain itu, kami juga membina agar pelanggar terus memakai masker saat berada di luar rumah,” ungkapnya.

BACA JUGA: Gawat, Virus Corona Afrika Selatan Kebal Vaksin Pfizer

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengakui ada peningkatan kunjungan libur akhir pekan di kawasan wisata. Dari data yang masuk, pada Sabtu (10/4/2021) kawasan wisata dikunjungi 11.368 orang.  Sedangkan pada Minggu (11/4/2021) melonjak dengan jumlah kunjungan mencapai 24.846 orang.

“Memang ada kenaikan. Mungkin ini disebabkan adanya tradisi padusan jelang puasa. Biasanya saat libur akhir pekan tingkat kunjungan di kisaran 8.000-11.000 pengunjung,” katanya.

Menurut dia, meningkatkan pengawasan protokol di area wisata dilakukan lewat koordinasi dengan petugas SAR Satlinmas Gunungkidul. “Kami juga sering menambah personel untuk pengawasan apabila ada libur panjang yang berpotensi melonjaknya jumlah kunjungan,” katanya.