Advertisement

Gara-Gara Takziah, Satu RT di Gunungkidul Masuk Zona Merah Corona

David Kurniawan
Kamis, 15 April 2021 - 15:27 WIB
Budi Cahyana
Gara-Gara Takziah, Satu RT di Gunungkidul Masuk Zona Merah Corona Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–RT 02 di Dusun Panggang 1, Kalurahan Panggang, Pangang, Gunungkidul, masuk sebagai zona merah penyebaran virus Corona. Penetapan ini menyusul munculnya kluster melayat di wilayah tersebut.

Camat Panggang Winarno mengatakan salah satu RT di Dusun Panggang 1 masuk zona merah beberapa waktu lalu. Hasil kajian dari satgas, di wilayah tersebut ada penularan yang masif sehingga sesuai dengan Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) Mikro, RT tersebut masuk zona merah.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Kapolda Jateng: Pemudik yang Masuk Jateng Akan Diminta Putar Balik

“Total ada 15 warga yang berasal dari lebih dari lima rumah yang tertular. Jadi, sesui dengan kajian ditetapkan sebaga RT zona merah corona,” katanya saat, Kamis (15/4).

Dia menjelaskan,penularan di RT ini terjadi berasal dari klaster takziah. Kini, kegiatan masyarakat dibatasi. Mereka dilarang menyelenggarakan hajatan hingga melaksanakan salat berjamaah. “Untuk logistik, kami meminta bantuan dari dinas sosial serta dari Bank Daerah Gunungkidul [BDG],” katanya.

Winarno berharap masyarakat tetap waspada dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Mudah-mudahan tidak ada lagi RT yang masuk zona merah corona di Kapanewon Panggang,” katanya.

BACA JUGA: Berawal dari Surat Kaleng, Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi di Dinas Bantul

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan berdasarkan kajian terbaru peta zonasi corona, mayoritas RT di Gunungkidul masih dalam zona hijau. Meski demikian, dalam data terbaru ada satu RT yang masuk zona merahempat RT zona kuning dan 68 RT zona oranye sebanyak 68 RT. “Untuk zona hijau ada 6.781 RT,” kata Dewi.

Advertisement

Menurut dia, secara umum ada tren penurunan untuk penularan virus Corona. “Tapi penularan masih terjadi. Salah satu upaya efektif untuk pencegahan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.  

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Survei Indikator: Polri Masih Terpuruk

News
| Senin, 28 November 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement