Lazio Tanpa Kompetisi Eropa, Era Lotito Pecah Rekor Buruk
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Ilustrasi kuliner/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL- Maraknya keberadaan warung di sepanjang Bukit Bintang di Padukuhan Plesedan Kalurahan Sitimulyo Kapanewonan Piyungan, Bantul mendapatkan perhatian khusus.
Sebelumnya warung kuliner di Bukit Bintang viral di media sosial setelah warganet mengungah harga makanan di lokasi tersebut yang dinilai kemahalan.
Selain pemerintah kapanewon Piyungan, Satuan Polisi Pamong Praja Bantul juga ikut memberikan perhatian khusus terkait keberadaan warung-warung tersebut.
Panewu Piyungan Roy Robert Edison Bonai mengatakan keberadaan puluhan warung semi permanen di kawasan tersebut tidak berizin. Kendati demikian, pemerintah kapanewon Piyungan tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kebijakan menertibkan ada di tangan Pemkab Bantul.
BACA JUGA: 20 Video Jozeph Paul Zhang Dihapus dari Youtube
"Soal penertiban menjadi kewajiban kabupaten. Kami sendiri siap membackup jika diminta," katanya, Selasa (20/4/2021).
Lantaran kewenangan penertiban ada di tangan Pemkab, Roy menyatakan saat ini pemerintah kapanewon hanya bisa memberikan sosialisasi dan meminta kepada para pemilik warung untuk menjaga ketertiban, utamanya dalam pengaturan tempat parkir agar tidak mengganggu pengguna jalan.
"Kami ingatkan. Jika nantinya ada penertiban butuh komitmen bersama baik dari pemkab Bantul maupun Gunungkidul, karena lokasinya kan memang bersebelahan," lanjutnya.
Terpisah Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan untuk penertiban kawasan tersebut dibutuhkan koordinasi lintas wilayah. Sebab, kawasan tersebut tidak hanya masuk wilayah Bantul tapi juga Gunungkidul.
"Sedangkan jika mengacu pada tata ruang, tempat itu memang bukan jadi suatu areal untuk pusat kuliner, tapi kan itu sudah terlalu banyak pelaku usaha di sana," katanya.
Oleh karena itu, Yulius melihat perlu diambil langkah-langkah kebijakan yang melibatkan Pemda DIY yang nantijya menjembatani antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.
"Sejauh ini sendiri, kami baru sebatas pendataan jumlah pelaku usaha di sana dan edukasi terkait segala sesuatu yang ada kaitannya dengan aktivitas pelaku usaha di sana. Karena itu kan jalur provinsi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.