Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mempersilahkan sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka. Pihak sekolah pun antusias melaksanakan program ini. Salah satunya terlihat di SD Negeri Mulo 2, WOnosari. Rencananya pelaksanaan pembelajaran dilakukan mulai pekan depan.
Kepala Sekolah SDN 2 Mulo, Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, untuk pembelajaran tatap muka masih sebatas konsultasi. Program ini sudah dimulai beberapa waktu lalu untuk kelas VI guna menyambut pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) di akhir Mei nanti.
BACA JUGA : PTM SD SMP Kota Jogja Berlangsung Juli 2021, Hanya
Menurut dia, hasil evaluasi konsultasi siswa kelas akhir ini berjalan dengan baik sehingga pertemuan tatap muka akan diperluas. Meski demikian, belum semua kelas karena difokuskan untuk siswa di kelas I.
Kelas ini dipilih karena siswa masih relative baru dan belum pernah bertemu selama pembelajaran di rumah. Selain itu, pertemuan ini juga untuk memperdalam ketrampilan membaca dan menulis. “Kami selesaikan dulu persiapannya dan mudah-mudahan mulai minggu depan bisa terlaksana pertemuan tatap muka di sekolah,” katanya, Kamis (22/4/2021).
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan pertemuan akan dibagi sehingga tidak menimbulkan adanya kerumunan. Sebagai contoh untuk kelas VI ada 25 murid dan siswa dibagi menjadi tiga kelas sesuai mata pelajaran dalam ASPD. Sedangkan untuk kelas I berjumlah 27 anak akan dibagi jadwal masuknya. Anak dengan nomor abensi 1-14 masuk terlebih dahulu, sedangkan anak nomor absensi 15-27 masuk di hari berikutnya.
“Rencananya setiap pekan akan ada dua kali pertemuan,” katanya.
BACA JUGA : Baru 20.000 Warga Gunungkidul Terverifikasi sebagai
Wiji menambahkan, didalam pelaksanaanya para siswa juga wajib cuci tangan dan melalui pengukuran suhu tubuh. Selain itu, para siswa dilarang keluar sampai orang tua datang menjemput setelah konsultasi di sekolah selesai. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar aman dan terhindar dari penularan virus,” katanya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sudyo Marsito mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka baru dimulai saat tahun ajaran baru. Meski demikian, untuk saat ini sekolah sudah diperbolehkan menggelar pertemuan secara terbatas di sekolah.
“Kami tidak mengeluarkan edaran, tapi dasar pelaksanaan mengacu pada Surat Keputusan Bersama empat menteri,” katanya.
Sudyo menjelaskan, pelaksanaan konsultasi di sekolah sangat bergantung dari kesiapan di sekolah. Selain itu, juga butuh kerja sama dengan satgas Covid-19 di tigkat kapanewon. “Semua sekolah sudah siap menggelar pertemuan tatap muka, tapi biar aman harus mendapatkan rekomendasi dari satgas di kapanewon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Indonesia akan menghadapi China pada final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026, Kamis (24/9). Simak hasil semifinal dan jadwal final.
Buku MUHI untuk Negeri merangkum sejarah 77 tahun SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta serta kiprah ratusan alumni lintas generasi.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
iFixit menemukan mekanisme aperture variabel iPhone 18 Pro sangat sulit diperbaiki secara individual. Penggantian modul kamera kemungkinan diperlukan.