30 Ban Pengaman Jalur Wediombo Terbakar, Warga Cari Pengganti
Sebanyak 30 ban pengaman di jalur ekstrem menuju Pantai Wediombo, Gunungkidul, terbakar. Warga mengumpulkan ban pengganti untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Sosial Gunungkidul terus memverifikasi data penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan bisa tepat sasaran.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul mengatakan, ada sekitar 137.000 warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini merupakan keluarga penerima manfaat untuk program bantuan yang digulirkan pemerintah.
BACA JUGA: Nenek Jompo Dibuang di Tepi Jalan di Bantul
Menurut dia, sejak Desember lalu, pihaknya berkerjasama dengan pemerintah kalurahan melakukan verifikasi data penerima bantuan. Meski demikian, belum semua data terverifikasi karena capaian baru sekitar 20.000 kepala keluarga. “Masih proses dan data hasil verifikasi belum final,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).
Menurut dia, verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan bisa tepat sasaran. Apabila ada data yang kurang tepat maka ada proses perbaikan, namun butuh waktu karena harus diajukan ke Pemerintah Pusat. “Proses verifikasi terus dilakukan karena ada harapan tidak ada masalah dalam proses penyaluran bantuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 ban pengaman di jalur ekstrem menuju Pantai Wediombo, Gunungkidul, terbakar. Warga mengumpulkan ban pengganti untuk mengurangi risiko kecelakaan.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.
FCD mendesak polisi menarik pasukan, menghentikan kekerasan, dan membuka jalur evakuasi bagi massa aksi di sekitar Malioboro dan DPRD DIY.
Indonesian Dance Festival 2026 digelar di Jakarta pada 29 Oktober–1 November, menghadirkan pertunjukan tari, lokakarya, diskusi, dan kolaborasi internasional.
Kenali kualitas air minum dari sumber, proses pengolahan, higienitas kemasan hingga keterlacakan produk untuk membantu keluarga memilih air minum.
Kemenkop menargetkan koperasi memiliki kilang minyak goreng pada 2027 untuk memperkuat hilirisasi sawit dan meningkatkan nilai tambah bagi petani.