Droping Air Gunungkidul Mulai Menipis, BPBD Ajukan 5.000 Tangki
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Sosial Gunungkidul terus memverifikasi data penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan bisa tepat sasaran.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul mengatakan, ada sekitar 137.000 warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini merupakan keluarga penerima manfaat untuk program bantuan yang digulirkan pemerintah.
BACA JUGA: Nenek Jompo Dibuang di Tepi Jalan di Bantul
Menurut dia, sejak Desember lalu, pihaknya berkerjasama dengan pemerintah kalurahan melakukan verifikasi data penerima bantuan. Meski demikian, belum semua data terverifikasi karena capaian baru sekitar 20.000 kepala keluarga. “Masih proses dan data hasil verifikasi belum final,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).
Menurut dia, verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan bisa tepat sasaran. Apabila ada data yang kurang tepat maka ada proses perbaikan, namun butuh waktu karena harus diajukan ke Pemerintah Pusat. “Proses verifikasi terus dilakukan karena ada harapan tidak ada masalah dalam proses penyaluran bantuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.