SMK Dirgantara Putra Bangsa Jadi Duta Paskibra

Meitha Ambarini Putri, siswa Kelas X SMK Dirgantara Putra Bangsa - Istimewa
25 April 2021 19:12 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dengan menerapkan sistem pendidikan yang menjunjung kejujuran, kedisiplinan dan kedirgantaraan, siswa siswi SMK Dirgantara Putra Bangsa menjadi langganan anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra).

Kepala SMK Dirgantara Putra Bangsa, Nadjmuddin mengatakan jajarannya berupaya mendidik siswa dengan disiplin ilmu dalam bidang airline staff dan pramugara/pramugari dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor transportasi udara. Selama ini, siswa SMK Dirgantara Putra Bangsa mampu bersaing untuk menjadi bagian dari Paskibra, baik di tingkat kabupaten hingga provinsi. Mereka bersaing ketat dengan sekolah negeri lainnya di DIY.

"SMK ini menjadi sekolah dengan pendidikan unggulan," katanya saat ditemui di SMK Dirgantara Putra Bangsa, Jalan Dirgantara No.1 Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jumat (23/4/2021).

Sejak berdiri pada 2012, SMK Dirgantara Putra Bangsa terkenal dengan sekolah berdisiplin dan sekolah beragam atribut. "Mata pelajaran unggulan kejuruan aviasi/kedirgantaraan, kami merujuk dari mata pelajaran unggulan aviasi diregulasikan dan dimandatorikan. Tentu ada acuan undang-undang atau peraturan menteri. Melalui banyak atribut dan sekolah berdisiplin inilah, tercipta budaya sekolah yang link and match dengan tuntutan dunia industri.

Dijelaskan Nadjmuddin, menjadikan sekolah berdisiplin tinggi merupakan akar muara kenapa sekolah tersebut langganan menjadi duta Paskibra. "Sebelum pembelajaran, khususnya pelajaran kejuruan yang dimandatorikan, siswa baru diwajibkan mengikuti Program Bela Negara Sekolah," katanya.

Program ini bertujuan untuk membentuk karakter anak didik, salah satunya diwujudkan dalam bentuk penguasaan dasar baris berbaris (PBB). Dari pembentukan karakter inilah, pada 2021 SMK Dirgantara masih berproses menjadi langganan duta Paskibra. "Tahun ini, siswi Kelas X, Meitha Ambarini Putri, lolos seleksi menjadi duta paskibra tingkat DIY," ujarnya.

Dijelaskan Nadjmuddin, program di SMK Dirgantara Putra Bangsa yang berbasis keunggulan industri penerbangan udara komersial diselenggarakan dengan mengikuti Sistem Pendidikan Nasional 2013, serta aturan dan ketentuan resmi yang jelas. Tujuan utamanya yakni menyiapkan SDM yang kompetitif, sehingga lulusan mempunyai peluang kerja lebih besar. Terlebih, menghadapi krisis ekonomi yang tak kunjung selesai, orangtua harus teliti dan selektif dalam memilih sekolah. "SMK Dirgantara Putra Bangsa siap membekali lulusannya dengan sertifikasi kecakapan/lisensi yang sah saat lulusan menjadi karyawan penunjang operasional penerbangan,” katanya.

Menurut Nadjmuddin, peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja maskapai penerbangan di Indonesia tak hanya menjadi tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab bersama antara pihak swasta, masyarakat dan pemerintah.