Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
ILustrasi penjambretan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Seorang pedagang di Pasar Semin, Yuniati,30, menjadi korban pembegalan di ruas jalan Semin-Cawas, Minggu (25/4/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Meski berhasil selamat, korban harus rela kehilangan uang tunai sebesar Rp4 juta.
Peristiwa nahas ini bermula saat Yuniati berangkat dari rumahnya di Kalurahan Bendung menuju Pasar Semin untuk berjualan. Ia naik sepeda motor Honda Supra X AB 6867 HW sendirian. Setibanya di jalan raya, korban dipepet pengendara motor yang berboncengan hingga terjatuh.
Setelah terjatuh, Yuniati diancam menggunakan senjata tajam jenis clurit agar menyerahkan barang yang didalam tasnya. Korban tak berdaya hingga akhirnya menyerahkan tas berisi smartphone dan uang tunai Rp4 juta dibawa kabur oleh orang tak dikenal.
Baca juga: Terminal di Jakarta akan Tes Acak Covid-19 Pelaku Perjalanan Darat
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto membenarkan adanya peristiwa pembegalan yang menimpa salah seorang warganya. Menurut dia, korban terpaksa menyerah tas yang dimiliki karena diancam menggunakan celurit.
"Kontan korban takut hingga terpaksa menyerahkan isi tasnya," kata Didik, Minggu sia.
Menurut dia, peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Semin. Didik berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sehingga tidak keluar rumah sendirian, khususnya pada saat malam maupun dini hari. "Korban sempat syok, tapi kondisinya sekarang sudah membaik," ujarnya.
Kapolsek Semin Akap Arif Heriyanto membenarkan adanya laporan pembegalan yang terjadi di ruas Jalan Semin-Cawas dengan korban pedagang di Pasar Semin. Laporan dilakukan pada Minggu sekitar pukul 08.30 WIB.
"Korban seorang perempuan yabg kehilangan tas berisi smarphone dan uang tunai Rp4 juta," kata Arif.
Baca juga: Terungkap! Data Kualitas Udara China Direkayasa
Menurut dia, petugas sedaang melakukan penyelidikan untun mengungkap kasus ini. Selain memeriksa korban, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Di sekitar lokasi tidak ada CCTV, korban pun tidak ingat sepeda motor dan ciri pelaku namun kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil dari pemeriksaan korban tidak hanya diancam karena juga mengalami kekerasan secara verbal. "Pelaku memepet dan mendorong korban hingga terjatuh dari motor yang dinaiki," ujarnya.
Dengan tingginya angka kriminalitas di wilayah Polres Gunungkidul, Arif mengimbau kepada masyarakat agar tetap berwaspada dan hati-hati saat beraktivitas. Terlebih jika malam hari agar tidak sendirian.
"Upaya patroli kamtibams terus dilakukan. Tapi untuk efektivitas juga butuh peran dan partisipasi dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.