Kapolres Sleman Minta Maaf pada TNI AL atas Pernyataan Polisi Kalasan

Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto berkesempatan hadir bersilaturahmi di Mako Lanal Yogyakarta Jl. Melati Wetan Yogyakarta, Senin (26/4/2021) petang. - Ist/ Dok Polres Sleman
27 April 2021 09:57 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN— Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto menyampaikan permohonan maaf kepada TNI Angkatan Laut terkait pernyataan salah satu anggota Polsek Kalasan Sleman, Aipda Fajar terhadap peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402.

“Dengan rendah hati kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya mudah-mudahan pintu maaf dibuka kan dari TNI Angkatan Laut di manapun berada dan insya Allah ini adalah membuka pintu untuk kita selalu bekerjasama dan kita akan bersilaturahmi lagi sehingga terjalin keharmonisan sesuai slogan sinergi untuk negeri,” kata Anton.

Kapolres menyampaikan maaf tersebut saat hadir bersilaturahmi di Mako Lanal Yogyakarta Jl. Melati Wetan Jogja, Senin (26/4/2021) petang. Kunjungan yang sekaligus kegiatan buka bersama sinergitas TNI-Polri tersebut juga dihadiri Dandim Sleman Letkol Inf. Arief Wicaksana.

Baca juga: KRI Nanggala Tenggelam, Singapura Kirim Surat Duka ke Jokowi

Kapolres mengatakan insiden perundungan yang dilakukan oleh anggota Polsek Kalasan Sleman, Aipda Fajar terhadap peristiwa KRI Nanggala 402 sangat disesalkan berbagai pihak. Hal tersebut dinilai telah melewati batas. Oleh karena itu dirinya berjanji dalam penanganannya akan ditangani secara transparan.

“Kami janji bila ada pelaku-pelaku yang merusak hubungan TNI-Polri tidak kami kasih ampun, meskipun pelaku adalah personel Polri sendiri,” tegasnya.

Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto berkesempatan hadir bersilaturahmi di Mako Lanal Yogyakarta Jl. Melati Wetan Yogyakarta, Senin (26/4/2021) petang.

Baca juga: TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sleman mengungkapkan peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 di Perairan Bali menimbulkan duka yang mendalam tidak hanya seluruh jajaran TNI namun juga Kepolisian dan masyarakat.

"Atas nama Kepolisian Resor Sleman, dirinya menyampaikan bela sungkawa terkait gugurnya saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan tugas Demi Bangsa dan Negara yaitu terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan laut Bali,” ucapnya.

Ia juga mengajak semua menundukkan kepala sejenak untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kesehatan dan keselamatan, serta mendoakan KRI Nanggala 402 beserta prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas. (*)