Gelar Mudik Online, Jasa Raharja Siapkan 5.000 Paket Kuota

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo menyerahkan bingkisan operasional kepada petugas usai meninjau Pos Penyekatan Prambanan Ops Ketupat Progo 2021 di wilayah Prambanan, Rabu (28/4/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
28 April 2021 11:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mendukung program pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021, PT Jasa Raharja meniadakan program gratis mudik seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagai gantinya, PT Jasa Raharja menggelar program mudik secara online.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang DIY, Agus Doto Pitono mengatakan program mudik online ini merupakan salah satu upaya Jasa Raharja untuk tetap menjembatani masyarakat yang berkeinginan silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Mereka tetap bisa bersilaturrahmi tanpa mengurangi maknanya walaupun diselenggarakan secara online.

"Tahun lalu kami di Jogja selalu mengadakan penjemputan mudik baik, dari Jakarta, Jawa barat maupun Jawa Timur di Terminal Giwangan. Karena sekarang masih kondisi pandemi dan mendukung kebijakan pemerintah, kami lakukan mudik online saja," tutur Agus di sela-sela Peninjauan Pos Penyekatan Prambanan Ops Ketupat Progo 2021 di wilayah Prambanan, Rabu (28/4/2021).

Baca juga:Antisipasi Pemudik, Kendaraan dari Jogja yang Masuk Magelang Dihentikan di Tugu Ireng

Jasa Raharja, lanjut Agus, menjadi salah satu penyelenggara Mudik Gratis skala besar pada situasi normal. Untuk tahun ini, lanjutnya, program tersebut ditiadakan sesuai imbauan pemerintah. "Ini demi mengedepankan keselamatan masyarakat. Untuk itu Jasa Raharja mengajak seluruh masyarakat untuk beralih ke mudik online dengan mengusung Program #MOL-AE (Mudik Online Aman Enak)," katanya.

Dijelaskan Agus, dalam program tersebut PT Jasa Raharja kantor pusat akan memberikan paket kuota internet kepada 5.000 peserta yang sudah pernah terdaftar mengikuti Program Mudik Gratis yang digelar oleh Jasa Raharja selama ini. Ribuan peserta mudik akan dipilih secara acak dan melewati proses verifikasi oleh tim Jasa Raharja.

"Kami berharap dengan Program #MOL-AE ini dapat mengobati kerinduan masyarakat yang tidak mudik dengan silaturahmi secara online tanpa mengurangi makna Hari Raya Idul Fitri. Hal ini terlihat antusiasme masyarakat sangat besar untuk dapat mudik secara online saat Hari Raya," ujarnya.

Baca juga: Disperindag DIY Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga

Ia berharap dengan program #MOL-AE tahun ini masyarakat yang mendapat paket kuota internet bisa memanfaatkannya untuk silaturahmi lewat panggilan video dengan keluarga di kampung halamannya. Selain itu program ini juga diharapkan bisa menjadi solusi pencegahan kecelakaan dan menekan penyebaran virus COVID-19.

"Program Mudik Online ini dengan suasana berbeda, namun tetap tidak mengurangi makna Idul Fitri. Hal terpenting, mudik online ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta keselamatan dan keamanan Bersama di masa pandemi COVID-19," katanya.