Terkuak! Ini Jenis Racun Dicampurkan ke Takjil yang Tewaskan Bocah di Bantul

Bandiman dan Titik Rini menunjukkan foto Naba Faiz Prasetya, 9, Warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, yang meninggal diduga keracunan. Harian Jogja / Jumali .
29 April 2021 13:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Teka-teki terkait kematian Naba Faiz Prasetya, 9, yang tewas setelah menyantap takjil, mulai terkuak.

Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan berupa bumbu, sate ayam dan lontong menyebutkan jika ada kandungan racun jenis C.

"Hasil sementara positif racun jenis C. Di bumbu dan sate yang ada bumbunya. Intinya di bumbunya," kata Kasatreskrim Polres Bantul AKP Ngadi, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/4/2021).

BACA JUGA : Bocah 8 Tahun di Bantul Meninggal Diduga Keracunan

Terkait dengan racun jenis C yang dimaksud, Ngadi enggan menjelaskan lebih lanjut. Begitu juga saat ditanya apakah racun jenis C adalah Sianida, Ngadi juga enggan banyak berkomentar.

"Silakan diartikan sendiri [soal kemungkinan racunnya adalah sianida]. Hasil sudah keluar hari ini, tapi fisiknya belum," lanjut Ngadi.

Menurut Ngadi, racun jenis C ini mudah didapatkan. Racun jenis ini terdapat di apotas dan obat tikus.

"Untuk jenisnya ada yang cair dan ada yang padat," kata Ngadi.

BACA JUGA : Kasusnya Menonjol, Polres Bantul Ambil Alih 

Polres, masih kata Ngadi selanjutnya akan berkoordinasi dengan laboratorium untuk mengirimkan hasil sebagai bahan penyidikan. Begitu juga dengan langkah autopsi, Polres berkoordinasi dengan kejaksaan, apakah hasil penyidikan sudah cukup.

"Apa perlu dengan bedah makam?," paparnya.

Ngadi mengungkapkan, sampai Kamis (29/4), Polres telah memeriksa sebanyak 5 saksi. Sejauh ini petugas masih menelusuri terkait perempuan yang diduga memesan jasa Bandiman,47, ayah Naba, secara offline.

"Untuk yang dituju, Tomi, kami dimintai keterangan secara lisan. Untuk umur Tomi sekitar 40 tahun," ucap Ngadi.

BACA JUGA : Ayah Korban Ungkap Sosok Perempuan Pengirim Takjil

Sebelumnya, Naba Faiz Prasetya dinyatakan meninggal dunia, Minggu (25/4) setelah menyantap satai yang diduga beracun.

Sate tersebut diperoleh ayahnya, Bandiman, 47,  yang merupakan ojek online dari wanita tak dikenal.