Penumpang di Bandara YIA Melonjak

Suasana bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Sabtu (1/5/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
02 Mei 2021 12:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Jumlah penumpang di bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mengalami kenaikan dua kali lipat jelang larangan mudik yang rencananya bakal dilakukan sejak tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Peningkatan jumlah penumpang terjadi hingga dua kali lipat.

Airport Duty Manager Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Budi Wiyono mengatakan peningkatan jumlah penumpang di bulan April 2021 khususnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari angka keberangkatan maupun kedatangan rata-rata harian sebanyak 1.500 penumpang, di bulan April terjadi peningkatan sebanyak 3.000 penumpang.

"Ya memang ada kecenderungan (naik). Selama bulan April landing dan take off itu sekitar 3.000 an penumpang. Kenaikan disinyalir jelang mendekati penyekatan peniadaan mudik lebaran memang ada kenaikan," kata Budi pada Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Hasil Studi, Cuaca Panas di Khatulistiwa Tekan Risiko Penyebaran Virus Corona

Bahkan, pada Jumat (30/4/2021), angka keberangkatan maupun kedatangan penumpang di bandara YIA mencapai sekitar 6.000 orang. "Datang sama pergi merata ya untuk Jumat (30/4/2021). Untuk Sabtu (1/5/2021) angka keberangkatan sekitar 2.300 untuk kedatangan 3.100. Memang ada peningkatan jelang lebaran," kata Budi.

Pada Jumat (30/4/2021) keberangkatan maupun kedatangan berasal dari 56 flight. Terdiri dari 28 angka keberangkatan dan 28 angka kedatangan penumpang. "Untuk hari ini ada sekitar 20 flight berangkat maupun landing," ujar Budi.

PT Angkasa Pura I memprediksikan jika kenaikan penumpang di bandara YIA bakal terus terjadi jelang larangan mudik lebaran tahun 2021 yang rencananya bakal dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. "Tren peningkatan itu mulai sekitar satu Minggu yang lalu. Apalagi ada GeNose ya, notabene lebih murah dari rapid test antigen," kata Budi.

Baca juga: 13 Bulan Tutup karena Pandemi Covid-19, Disneyland California Akhirnya Dibuka

Peningkatan angka keberangkatan maupun kedatangan di bandara YIA didominasi dari arah Jakarta. Sedangkan, nomor dua berasal dari daerah Kalimantan. Protokol pencegahan penularan Covid-19 di bandara YIA juga terus diperketat.

"Kami menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan seperti tes GeNose dan rapid test antigen. Kami menyarankan agar penumpang melakukan rapid test antigen satu hari sebelum hari keberangkatan. Karena kan sekarang berlaku hanya 1 kali 24 jam," terang Budi.

Jelang pelarangan mudik lebaran pada 6 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021, Bandara YIA bakal memangkas jam operasional. Durasi operasional bandara mulai jam 07.00 sampai dengan 12.00 WIB siang.

Jam operasional kami dari jam 07.00 sampai dengan 12.00 WIB siang. Kami mengantisipasi jika seandainya ada penerbangan mendadak seperti medivac dan kargo," kata Budi.

Sementara itu, salah satu penumpang bandara YIA yang berasal dari bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Siska, 25, warga Klaten mengatakan ia memilih untuk pergi ke Jogja sebelum larangan mudik lebaran tahun 2021.

"Kebetulan memang sudah planning hari ini, kebetulan kan tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 kan jadi saya memutuskan untuk pergi hari ini. Milih naik pesawat kan biar cepat, kalah via darat kan informasinya di pintu keluar Jakarta sudah ada penyekatan," ujar Siska.

Siska mengaku jika larangan mudik mengganggu mobilitas orang. Apalagi, jelang lebaran tahun 2021. Namun, ia maklum jika upaya penyekatan yang dilakukan oleh pemerintah pusat semata-mata untuk menekan kasus penularan Covid-19 di Indonesia.

"Jadi warga negara ya harus patuh. Kalau mengganggu mobilitas pasti ya, tapi kalau untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 secara masif ya okay lah ya," kata Siska