Aduan Soal THR di Bantul Mulai Bermunculan

Ilustrasi THR. - JIBI
03 Mei 2021 21:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Jelang Lebaran sejumlah aduan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) telah masuk ke Disnakertrans Bantul.

Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti tak menampik adanya beberapa aduan soal tunjangan yang masuk ke Posko THR Disnakertrans. Dijelaskan Istirul banyak aduan yang masuk hanya kesalahpahaman saja antara pekerja dan pengusaha. "Memang ada aduan-aduan, tapi setelah kita klarifikasi sudah selesai di tingkat kita," tuturnya Senin (3/5/2021)

Hingga pekan lalu, total ada lima aduan yang masuk ke Disnakertrans Bantul nenyangkut penyaluran THR. "Cuma salah persepsi saja, salah penyebutan antara pengusaha dengan pekerja. Tapi sudah enggak ada masalah sampai saat ini," tambahnya.

BACA JUGA: Zona Merah Bermunculan Jelang Lebaran, Ini Instruksi Sultan Jogja

"Ada aduan yang masuk menjelaskan kalau infonya tidak diberi THR. Tetapi setelah kami turun klarifikasi ke lapangan ternayata pihak perusahaan akan membayarkan. Cuma belum diberitahukan, kurang komunikasi. Mungkin perusahaan butuh waktu yang tepat memberitahukan, tetapi teman-teman belum dapat info dari perusahaan sehingga mengadu ke Disnakertrans," tegasnya.

Deteksi dini juga telah dilakukan Disnakertrans dengan mendatangi 21 perusahaan di Bantul. Pada prinsipnya pengusaha disebutkan Istirul bersedia membayarkan THR dan memberikan surat kesanggupan bersama antara pihak perusahaan dan pekerja untuk memberikan THR. "Deteksi dini tahap berikutnya akan dilakukan kembali pekan ini bersama Lembaga Kerja sama Tripartit," ujarnya.

"Surat kesanggupan kesapakatan paling tidak H-7 itu sudah sampai ke dinas. Ada kelonggaran, THR bisa dibayarkan H-1 sepanjang surat kesanggupannya diberikan H-7 paling lambat," ujarnya.