Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Bupati Halim Minta Warga Kurangi Mobilitas

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih - Harian Jogja/Dok.
04 Mei 2021 07:17 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Antipasi lonjakan Covid-19 di Indonesia, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Daerah oleh Menteri Dalam Negeri RI secara virtual. Aspek penekanan larangan mudik menjadi salah satu topik bahasan.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian berpesan agar kewaspadaan pencegahan Covid-19 makin ditingkatkan menjelang hari raya. Pasalnya banyak aktivitas yang menimbulkan kerumunan jelang lebaran.

BACA JUGA : Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Bantul

"Bapak Presiden menyampaikan pesan khusus agar kita jangan sampai kendor dam kepada seluruh kepala daerah satu narasi, sebaiknya melarang mudik," tegasnya pada Senin (3/5/2021).

Sementara itu Kepala BNPB, Doni Manardo menekankan Satgas Covid-19 selalu mengimbau masyarakat untuk menunda mudik. Tidak hanya itu Doni berharap agar masyarakat juga mengurangi mobilitas guna memutus rantai penularan Covid-19.

"Tren perkembangan kasus di Indonesia beberapa hari terakhir angka kasus positif lebih tinggi dari yang sembuh," katanya.

"Satgas Covid-19 dimohon untik selalu mengimbau masyarakat untuk menunda mudik karena Covid bukan ditularkan oleh hewan, tetapi ditularkan oleh manusia. Untuk itu guna memutus rantai penularan masyarakat diharapkan mengurangi mobilitas," katanya.

BACA JUGA : Jemaah Tarawih di Masjid Sanden Bantul Terinfeksi Covid-19, 22 Orang Positif

Sebelumnya Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menegaskan untuk antisipasi kedatangan penduduk, Pemkab Bantul akan membantu Pemda DIY terkait penyekatan yang akan diterapkan. "Kita akan berikan bantuan, kita akan pantau oleh petugas," ujarnya.