Jalur Tikus di Gunungkidul Akan Diawasi Ketat

Petugas dari Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan luar DIY di pintu masuk di Kapanewon Patuk, Jumat (12/2/2021). - Ist/dok Dishub Gunungkidul
05 Mei 2021 15:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul mendirikan pos penyekatan di Hargodumilah di Kapanewon Patuk dan Bedoyo di Kapanewon Ponjong. Selain itu, jalur-jalur tikus di wilayah perbatasan akan dipantau.

Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan mengatakan ada dua pos utama untuk menyekat pemudik, yakni di Hargodumilah, Patuk dan Bedoyo, Pojong. Rencananya penyekatan dilakukan selama 24 jam.

BACA JUGA: Tragedi Cinta & Sate Beracun: Nani & Tomy Ternyata Sudah Menikah Siri

“Sebelum pelarangan mudik, penyekatan dilakukan secara insidental, tapi sekarang dilakukan secara penuh selama 24 jam,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Fokus tidak hanya diarahkan di dua pos utama penyekatan. Jalur-jalur tikus di kawasan perbatasan akan diawasi untuk menghindari kedatangan pemudik secara diam-diam. “Kami akan melibatkan personel di polsek-polsek,” katanya.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Martinus Sakti mengatakan penyekatan dilakukan mulai 6-17 Mei dan berlangsung selama 24 jam penuh. Teknis penyekatan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13/2021 serta Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. “Kedua aturan ini menyangkut tentang peniadaan mudik Lebaran 2021,” katanya.

Dia menjelaskan, penyekatan  akan menyasar pada kendaraan pelat luar DIY. “Ini juga berlaku bagi pelaku perjalanan untuk urusan kedinasan. Jika tidak bisa menunjukan surat keterangan bebas Covid-19, maka harus balik arah,” katanya.