Kendaraan Masuk ke Gunungkidul Alami Penurunan Signifikan

Petugas Dinas Perhubungan Gunungkidul bersama-sama dengan anggota kepolisian saat memeriksa kendaraan luar daerah yang masuk melalui pintu di Pos Hargodumilah, Kapanewon Patuk, Selasa (11/5/2021) sore. - Harian Jogja/David Kurniawan
12 Mei 2021 11:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul bersama-sama dengan tim gabungan terus melakukan pemantauan dan penyekatan kendaraan di pintu masuk Gunungkidul. Hingga Rabu (12/5) pukul 00.00 WIB, kendaraan yang tercatat masuk mencapai 117.523 unit.

Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Wahyu Nugroho mengatakan, pencatatan kendaraan yang masuk dilakukan secara global. Total sudah ada 117.523 unit yang masuk ke Gunungkidul. “Ini masih sementara karena tim lebaran akan bertugas sampai 17 Mei mendatang,” kata Wahyu, Rabu (12/5/2021).

Menurut dia, jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang masuk pada lebaran 2019. Pada saat itu, dalam rentang waktu yang sama ada 165.889 kendaraan yang masuk. “Turunnya signifikan,” katanya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Ikan Berformalin Ditemukan di Pasar Tradisional Kulonprogo

Hal yang sama diungkapkan Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji. Menurut dia, untuk pendataan menggunakan perbandingan dengan kegiatan mudik di 2019. “Kami tidak menggunakan data di 2020 karena tidak ada pendataan. Sebab, tahun lalu fokus untuk penyekatan secara total selama puasa hingga libur lebaran usai,” katanya.

Selain pencatatan terhadap kendaraan yang masuk Gunungkidul, Dinas Perhubungan bersama-sama dengan anggota kepolisian juga melakukan pemeriksaan kendaraan plat luar daerah yang akan masuk. Total sudah ada sekitar 330 kendaraan yang diperiksa dan ada 18 kendaraan yang diminta putar arah.

Bayu menjelaskan, permintaan putar balik dilakukan karena pengendara tidak memiliki persyaratan seperti surat bebas Covid-19 atau surat tugas kerja. “Memang tidak bisa menunjukan, makanya diminta balik,” katanya.

Ia menambahkan, untuk sisa kendaraan sekitar 312 unit diperbolehkan melanjutkan perjalanan karena telah memenuhi syarat. “Kebanyakan kendaraan luar daerah ini dimiliki warga lokal DIY, sehingga diperbolehkan masuk ke Gunungkidul,” katanya.