Advertisement

Sempat Bunuh Ular yang Menggigit, Nyawa Anton Tak Bisa Ditolong

David Kurniawan
Minggu, 16 Mei 2021 - 22:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Sempat Bunuh Ular yang Menggigit, Nyawa Anton Tak Bisa Ditolong Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Anton Subagyo,37, warga Dusun Gading 3, Gading, Playen meninggal dunia karena digigit ular, Minggu (13/5/2021) pagi. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, korban sempat membunuh ular Welang sepanjang satu meter yang menggigitnya.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan, peristiwa Anton digigit ular bermula saat ia tiduran di kursi di ruang tamu rumahnya sekitar pukul 04.30 WIB. Saat bersantai, tiba-tiba dikejutkan seekor tikus yang melompat ke tubuhnya.

Advertisement

Sontak korban menjadi kaget dan tangannya bereaksi menggapai lantai rumah. Nahasnya, didekatnya ada ular yang mengejar tikus hingga akhirnya menggigit tangan Anton.

Selanjutnya, korban membunuh ular yang menggigit tangannya. Usai digigit Anton mulai merasakan kesakitan. Keluarga pun akhirnya memeriksakan ke Rumah Sakit Nur Rohmah di Kalurahan Bandung, Playen.

Baca juga: Awas Corona! Ini Foto-Foto Lautan Manusia di Pantai Parangtritis

Oleh tim medis, korban sempat mendapatkan perawatan. Namun usaha tersebut tak membuahkan hasil karena sekitar pukul 09.30 WIB, nyawanya tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. “Langsung diserahkan ke keluarga dan dikebumikan sekitar pukul 15.30 WIB,” katanya, Minggu malam.

Usai mendapatkan kabar adanya warga yang meninggal karena digigit ular langsung menerjunkan anggota guna mengecek kebenaran berita tersebut. Hasil penyelidikan diketahui korban meninggal dunia karena digigit ular welang sepanjang satu meter.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus warga digigit ular di dalam rumah. Kami juga berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dimanapun berada,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement