Proyel Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Capai 86 Persen, Masuk Tahap Cor Beton
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul mewaspadai potensi pelonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran. Pemkab Bantul menyebut kapasitas sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 masih tersedia bila kemungkinan terburuk lonjakan Covid-19 terjadi.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih meyampaikan bila memang ada penambahan kasus Covid-19 di Bantul. Akan tetapi Halim mengatakan bila penambahan itu tidak signifikan. "Dilaporkan oleh pak Kadiskes [Kepala Dinas Kesehatan], bahwa terjadi penambahan sedikit paparan Covid-19 di Kabupaten Bantul, tetapi tidak terlalu signifikan. Tidak seperti yang dikhawatirkan banyak orang," tuturnya pada Senin (17/5/2021).
"Akibat lebaran ini dikhawatirkan akan terjadi lonjakan yang besar ternyata tidak terjadi. Hanya ada masih bisa dikatakan landai. Naik turunnya itu seperti biasanya saja," tambahnya.
Menanggapi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus pasca lebaran, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo menyampaikan jika pelayanan fasilitas kesehatan rujukan Covid-19 di Bantul siap menangani pasien Covid-19 apabila terjadi pelonjakan. Diperkirakan saat ini masih dalam fase inkubasi, potensi pelonjakan baru mungkin terlihat 7-14 hari kedepan. "Rumah Sakit Lapangan (RSL), Selter Kabupaten, Selter Desa semua siaga, termasuk Satgas PPKM Mikro," ujarnya.
Baca juga: Update Covid-19 DIY 16 Mei 2021, H+3 Lebaran
"Jadi apabila terjadi kemungkinan terburuk [pelonjakan kasus], kita semua, Bantul siap. Termasuk juga tracing kita lakukan mulai dari lebaran kemarin dan seterusnya, antisipasi agar tidak terjadi penularan yang masif," imbuhnya.
Ditambahkan Agus, situasi Covid-19 masih terus fluktuatif. "Kadang-kadang peningkatannya di angka 40, pernah 70, tapi cuma kadang-kadang cuma 20-an, jadi memang fluktuatif tergantung tracing kita," ungkapnya.
"Jadi masih relatif sama dengan situasi sebelum lebaran [sebaran kasus]. Tapi kita berharap pasca liburan ini, karena liburan itu kan kemudian akan berhitung 7-14 hari mudah-mudahan semua terkendali," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
Sebanyak 3.680 mahasiswa UIN Jogja dilepas KKN 2026. BPJS Ketenagakerjaan beri jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
KPK mendalami dugaan pengumpulan uang dari 914 petani di Kuansing untuk pengurusan pelepasan kawasan hutan seluas 1.828 hektare.
Penelitian mengungkap kebiasaan scanning yang disebut menjadi salah satu kunci Lionel Messi tetap tajam di Piala Dunia 2026 pada usia 39 tahun.