Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Jumat (14/5/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat ada 97.245 wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Bumi Handyani. Meski demikian, jumlah itu belum sesuai target karena saat libur kali ini menargetkan kunjungan sebanyak 108.916 orang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, libur lebaran telah usai pada Minggu (16/5). Selama liburan berlangsung jumlah kunjungan wisata mencapai 97.245 orang. “Puncaknya terjadi pada Sabtu dan Minggu, dimana kunjungan mencapai lebih dari 39.000 orang per harinya,” kata Hary kepada wartawan, Senin (17/5/2021).
BACA JUGA : Danau Kecil Muncul di Pantai Baron, Apa Penyebabnya
Dia tidak menampik selama libur lebaran ada lonjakan kunjungan yang signfikan dibandingkan dengan libur hari biasa. Namun demikian, lonjakan tersebut belum memenuhi target yang ingin dicapai. Pasalnya, selama lebaran diharapkan ada kunjungan sebanyak 108.916 orang ke destinasi yang ada.
Hary pun mengaku tidak mempermasalahkan belum tercapainya target. Hal ini dikarenakan saat perencaan awal atau perhitungan estimasi kunjungan juga memasukan libur akhir pekan usai lebaran. “Libuar akhir pekan 22-23 Mei masih masuk hitungan. Kami optimistis dua hari libur itu bisa menutupi kekurangan target kunjungan selama lebaran,” katanya.
Ia menambahkan, selama liburan ini, pendapatan asli daerah dari sektor penarikan retribusi tike masuk pariwasata bertambah sebesar Rp740.949.4000. Menurut Hary, destinasi pantai masih menjadi primadona karena kunjungan terpusat di kawasan ini.
BACA JUGA : Pantai Baron Batal Ditata Tahun Ini
“Memang pantai masih medominasi. Tapi untuk tujuan, sudah mulai menyebar karena kawasan Pantai Gesing mulai dilirik seiring adanya destinasi wisata baru di sana,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, untuk persiapan libur lebaran menambah sebanyak 345 orang petugas. Jumlah ini merupakan gabungan dari lintas sektor mulai pegawai lingkup pemkab, TNI-Polri hingga anggota SAR Satlinmas dan pokdarwis. “Selain pengamanan juga untuk pengawasan penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata,” katanya.
Menurut Asti, pelaksanaan liburan fokus pada penguatan dalam upaya penerapan protokol kesehatan di area wisata. Tujuannya agar tidak terjadi penularan virus di kawasan ini. “Kami juga menyediakan fasilitas cuci tangan untuk mendukung penerapan protokol,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.