Advertisement
Duh...Pak Dukuh di Gunungkidul Bogem Istri Sampai Babak Belur
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Seorang dukuh di Gunungkidul harus berurusan dengan hukum karena diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Gara-gara menganiaya istrinya sendiri, seorang oknum dukuh di Kalurahan Bendung Kapanewonan Semin yang bernama Sjn (48). Sjn dituduh menganiaya Ek (32) hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang dideritanya cukup parah.
Advertisement
Panit Reskrim Polsek Semin, Iptu Sumiran mengatakan kekerasan dalam rumah tangga tersebut terjadi Selasa (18/5/2021) malam. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban Ek baru saja pulang menghadiri arisan rutin di kampungnya. Saat di tengah jalan, Ek mengaku diledeki oleh salah seorang tetangganya.
Sesampainya di rumah, Ek langsung melaporkan peristiwa yang menimpanya kepada suaminya, Sjn. Namun jawaban Sjn justru di luar dugaan karena Sjn justru membela tetangganya yang telah meledek Ek. Hal ini tentu membuat Ek kecewa dan naik pitam.
"Ek marah dan sempat main tangan kepada suaminya. Bahkan baju suaminya sobek karena kemarahan Ek,"tutur Sumiran, Kamis (20/5/2021).
Sjn yang tak kuat menahan emosi langsung menghadiahkan bogem mentah ke muka korban tepatnya di pelipis kirinya. Lantaran kuatnya hantaman sang suami, korban sampai terjerembab dan menghantam tembok di belakangnya.
"Sjn berhenti karena dilerai anaknya yang masih SD," tambahnya.
BACA JUGA: Pemda DIY Gencarkan Skrining Covid-19 Pasca-Lebaran
Akhirnya korban yang dalam kondisi babak belur dan mukanya lebam terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Awalnya, oleh orang tuanya korban dilarikan ke Puskesmas setempat namun karena lukanya cukup parah pihak puskesmas angkat tangan hingga akhirnya dibawa ke RSUD Wonosari.
Peristiwa penganiayaan ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi. Ek diketahui mengalami penganiayaan sebanyak empat kali selama menjadi istri Sjn. Oleh karena itu, selain di Mapolsek Semin, aksi penganiayaan ini rencananya akan dilaporkan ke Mapolres Gunungkidul.
"Sjn sudah beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap Ek. Terakhir sudah menandatangani surat pernyataan,"ujarnya.
Sjn adalah dukuh aktif di sebuah padukuhan di Kalurahan Bendung. Sementara Ek adalah istri kedua sebelum Sjn bercerai dengan istri pertamanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mobil Boks Tabrak Bus Sumber Selamat di Jalan Nganjuk-Madiun, 1 Tewas
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
- Kereta di Jogja Kembali Tepat Waktu Seusai Evakuasi KA Bangunkarta
Advertisement
Advertisement







