Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman memastikan tidak ada penambahan khusus untuk testing pasca libur lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, mengakui di Sleman tidak ada penambahan testing khusus yang dilakukan pasca libur lebaran.
"Iya tidak ada," ujarnya, Kamis (20/5/2021).
BACA JUGA : Agar Parangtritis Tak Semrawut, Puluhan Pedagang Ditertibkan
Meski demikian ia memastikan Dinas Kesehatan Sleman tetap berusaha melaksanakan tracing dan testing sesuai ketentuan dari Kementerian Kesehatan.
"Setiap kasus positif harus ditemukan kontak erat minimal 15 orang. Setiap suspek juga harus dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan tersebut," ungkapnya.
Adapun target testing di Sleman dalam sepekan yakni 1.1000 pemeriksaan. Ia mengklaim selama ini Dinas Kesehatan Sleman tidak pernah kurang dari 1.000 pemeriksaan dalam sepekan, sehingga masih memenuhi target.
BACA JUGA : Gerakan Lagu Indonesia Raya Dimulai di Jogja, Masyarakat Diminta Tak Terbebani
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Paniki khas Minahasa masuk daftar makanan terburuk dunia 2026 versi TasteAtlas dengan skor 2,2 di peringkat 24.
Temukan 8 arti mimpi masuk hutan: dari pencarian jati diri, hadapi tantangan, hingga simbol pertumbuhan pribadi. Simak penjelasan lengkapnya di sini!
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Tunisia tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-4 dari Jepang. Ali Abdi menangis dan mengkritik persiapan tim serta federasi.