Gerakan Lagu Indonesia Raya Dimulai di Jogja, Masyarakat Diminta Tak Terbebani

Ilustrasi - Freepik
20 Mei 2021 18:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengimbau semua pimpinan intansi negeri dan swasta untuk memutar lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB atau setiap pagi saat memulai aktivitas kegiatan. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 29/SE/V/2021 tentang Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

SE tersebut juga berisi setiap orang yang hadir pada saat lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan atau dinyanyikan wajib berdiri tegak dengan sikap hormat. SE ini menjadi Gerakan Indonesia Raya Bergema yang diluncurkan di Gedung Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Kamis (20/5/2021) atau bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

BACA JUGA: TPST Piyungan Akan Diperluas dengan Tambahan 6,5 Hektare

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pemutaran lagu Indonesia Raya tidak harus pukul 10.00 WIB, tetapi bisa disesuaikan dengan jam mulai aktivitas di kantor intansi masing-masing.

“Dan jangan diperdengarkan kalau memang di tempat itu tidak memungkinkan orang untuk berdiri, sikap tegak begitu ya. Nanti malah namanya tidak menghormati,” kata Baskara Aji.

Dia meminta masyarakat agar tidak menjadikan SE Gubernur sebagai beban dan harus menjadi kebanggaan dan menyenangkan, “Disesuaikan saja [jamnya] dengan kondisi. Di SE bunyinya jam 10 atau waktu lain,” ujar Aji.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY ini mengatakan gerakan ini tidak mungkin dijadikan pergub karena dengan pergub, siapa yang yang tidak melaksanakan bisa dikenai sanksi.

“Kalau tidak dilakukan karena situasinya tidak memungkinkan ya engga apa-apa,” ujar Baskara Aji.

BACA JUGA: Epidemiolog UGM: Kapasitas Testing & Laboratorium Harus Ditambah

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas berharap Gerakan Indonesia Raya Bergema ini bukan hanya di Jogja, tetapi juga bisa di seluruh Indonesia.

“Masyarakat harus terus menerus mengingat lagu Indonesia Raya sebagai kekuatan bangsa Indonesia. Kita membangun rasa nasionalisme, rasa kebangsaan kita, mengingatkan kembali kepada perjuangan-perjuangan yang sudah dilakukan untuk memerdekakan bangsa ini,” ujar Hemas.