SUV BYD Tang L Akan Debut Global Dengan Nama Atto 8
Mobil crossover hibrida ini memulai debutnya di Tashkent International Auto Show 2025 di Uzbekistan bersama BYD M9 dan BYD Seal 6.
Puluhan truk pengangkut sampah mengantre untuk menurunkan muatan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (8/1/2020/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY berencana memperluas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan di Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul. Perluasan lahan 6,5 hektare akan dipakai khusus untuk pengolahan sampah sebagai syarat kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan perluasan lokasi berada di sebelah utara TPST Piyungan. Saat ini, TPST Piyungan sudah kelebihan beban. Lahan 10 hektare untuk pembuangan sampah dan 2,5 hektare untuk perkantoran sudah tidak memungkinkan lagi.
BACA JUGA: Pemuda Tewas Setelah Diteriaki Klithih di Turi, 9 Orang Jadi Tersangka
Lahan tersebut sudah penuh sejak beberapa tahun lalu. Di tempat pembuangan sampah dari Sleman, Jogja, dan Bantul tersebutm hanya ada satu darmaga untuk membongkar sampah dari armada pengangkut sampah.
“Di lahan baru, sampah diolah lewat kerja sama dengan BUMN atau perusahaan swasta lewat skema KPBU,” kata Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Kamis (20/5/2021).
Lelang kerja sama akan dilakukan Pemerintah Pusat. Sementara, pengadaan lahan dilakukan Pemda DIY.
“Kami mulai tahun ini dan depan. Tahun ini mungkin belum selesai untuk 6,5 hektare, nanti dilanjutkan tahun depan,” ujar Aji.
Lahan yang akan digunakan untuk pengolahan sampah sebagian adalah Sultan Grond (SG), sebagian tanah kas desa, dan sebagian lainnya tanah milik masyarakat. Tanah kas desa akan ditukar guling atau disewa.
Rencana perluasan TPST Piyungan sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY.
BACA JUGA: Israel Terus Gempur Gaza, Hamas Isyaratkan Gencatan Senjata
TPST Piyungan sebenarnya sudah terjadi kelebihan daya tampung sejak 2016 lalu. Namun karena belum ada solusi lain, TPST Piyungan mau tidak mau harus menjadi tempat pembuangan akhir sampah dari tiga wilayah, Bantul, Sleman dan Jogja. Setiap harinya sampah yang di buang ke TPST Piyungan sekitar 600 ton.
Rencana pemerintah untuk menghadirkan teknologi pengurai sampah melalui skema KPBU di TPST Piyungan sudah digulirkan sejak 2018 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil crossover hibrida ini memulai debutnya di Tashkent International Auto Show 2025 di Uzbekistan bersama BYD M9 dan BYD Seal 6.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.