Realisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Dosis Pertama di Kulonprogo Capai 21%

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 Mei 2021 02:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Realisasi vaksinasi Covid-19 tahap pertama dosis pertama di kabupaten Kulonprogo baru mencapai 21 persen atau sekitar 21.933 orang. Angka tersebut berasal dari sasaran vaksinasi Covid-19 di kabupaten Kulonprogo yang mencapai 105.298 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo Sri Budi Utami mengatakan capain vaksinasi Covid-19 tahap pertama dosis pertama sebanyak 21.933 orang ini terdiri dari sejumlah klaster.

"Mulai dari tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, maupun lansia. Adapun, proporsi pemberian vaksinasi tahap pertama dosis pertama adalah 40-45 persen untuk tenaga kependidikan, 40-45 persen untuk lansia, dan 10-20 persen untuk petugas pelayanan publik," kata Sri Budi pada Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Kapolresta Jogja Khawatir Timbul Klaster Covid-19 di Demo Bela Palestina

Angka pencapaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama dosis pertama yang ada di kabupaten Kulonprogo sendiri yakni tenaga kesehatan sebanyak 97 persen dari total target 3.493 sasaran, petugas pelayanan publik sebanyak 79 persen dari target 23.414 sasaran, sedangkan lansia sebanyak 10 persen atau 7.833 orang dari 78.421 orang.

"Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo memang mengubah sasaran setelah adanya kebijakan vaksinasi terhadap lansia. Sehingga, berdampak kepada perubahan alokasi dosis dan harus menyesuiakan ketersediaan vaksin," kata Sri Budi.

DPRD Kabupaten Kulonprogo menyoroti kurang maksimalnya tahapan vaksinasi bagi tenaga pendidik atau guru di wilayah Kulonprogo. Sampai saat ini, masih banyak guru di wilayah tersebut yang belum tervaksin. Padahal pembelajaran tatap muka akan segera dilakukan.

Baca juga: Anggaran Covid-19 Rp130 Triliun, Kader PDIP Sebut Ada Mafia Vaksin di Lingkar Kekuasaan

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati menyatakan dari hasil pantauannya banyak tenaga kependidikan di Kulonprogo yang belum menerima vaksin sama sekali. Mayoritas merupakan guru jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Kapanewon Wates.

Akhid menerangkan, belum divaksinnya para tenaga pendidik di wilayah tersebut karena sasaran vaksinasi di Puskesmas Wates terlalu tinggi. Sehingga membuat sasaran vaksin untuk tenaga kependidikan di wilayah tersebut belum terfasilitasi.

Akhid menyadari bahwa tenaga medis merupakan fokus dari tahapan vaksin Covid-19 saat ini. Namun demikian, di sisi lain pihaknya juga mendapat keluhan dari para tenaga pendidik di tingkat SMP yang sama sekali belum tersentuh vaksin.

"Untuk itu kami berharap agar mereka (guru) bisa didahulukan. Terlebih tahapan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) juga akan dilaksanakan paling lambat tahun ajaran 2021/2022," kata Akhid.