KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kasus kematian yang disumbang dari kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo pada bulan Mei 2021 mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan tersebut perlu diantisipasi oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo karena beberapa bulan sebelumnya angka kematian kasus Covid-19 di Bumi Binangun cenderung landai.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan tren peningkatan kasus kematian akibat Covid-19 memang mulai terlihat sejak bulan Maret dengan angka kasus meninggal dunia sebanyak 12 kasus kematian.
"Kemudian pada April 2021 angka kematian kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo menjadi 19 kasus. Untuk kasus kematian memang perlu kita waspadai. Di catatan kami sejak bulan maret terjadi peningkatan kasus kematian. Baik dari suspek probable maupun confirm, tertinggi ada di bulan Mei sebanyak 27 kasus," kata Baning pada Minggu (23/5/2021).
BACA JUGA: Bepergian Jauh Saat Libur Lebaran? 4 Filter Mobil Ini Perlu Segera Diperiksa
Sementara itu, berdasarkan catatan dari gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo, rata-rata kasus positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo selama tiga bulan terakhir berada di angka 1.040 kasus positif Covid-19.
"Sedangkan, kasus positif Covid-19 yang terhitung sampai dengan akhir bulan Mei 2021 ini mencapai sekitar 718 kasus. Untuk perubahan kasus konfirmasi positif memang tidak ada perubahan signifikan, namun untuk kematian ini yang memang perlu diwaspadai," kata Baning.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana, mengatakan angka kasus positif Covid-19 yang masih terbilang tinggi ditambah dengan angka kematian yang juga melonjak pada bulan Mei membuat dirinya tak bosan-bosannya mengimbau agar warga di kabupaten Kulonprogo menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat.
"Masyarakat di Kulonprogo saya harapkan senantiasa menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan memakai masker," kata Fajar.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kulonprogo itu juga mengatakan kemunculan klaster penularan Covid-19 di kabupaten Kulonprogo yang masih terus terjadi imbas dari kelalaian warga serta belum maksimalnya kerja dari gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo.
"Masyarakat lalai, gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo juga perlu bekerja dengan keras lagi agar klaster penularan Covid-19 (Sangon) tidak terjadi di wilayah lain yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.