PSS Sleman Gelar Launching Tim 8 Agustus, Hadapi Kendal Tornado FC
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Pelonjakan wisata di Bantul libur lebaran pekan lalu nyatanya tak hanya dinikmati wisatawan daerah aglomerasi. Dari pantauan di lapangan masih ada wisatawan luar aglomerasi yang bisa masuk tanpa adanya pemeriksaan atau putar balik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suharyanta meyatakan memang tidak ada koordinasi dengan pihak OPD lainnya terkait instruksi untuk memutar balik wisatawan luar aglomerasi. Dishub Bantul hanya melakukan penjagaan di sejumlah jalan arah destinasi wisata agar tidak terjadi kemacetan.
BACA JUGA : Masih Baru, Objek Wisata di Sleman Ini Paling Banyak
"Jadi terkait dengan daerah wisata tidak ada koordinasi. Kami hanya memantau arus wisata," tuturnya Minggu (23/5/2021).
"Arus jalur wisata ini yang kami pantau. Dari Jl. Parangtritis sampai dengan para Parangtritis, maupun dari Palbapang sampai dengan daerah Mangunan, Becici, kebun buah dan sebagainya. Ini kita pantau, kami patroli terus," katanya.
Aris menjelaskan tidak dilaksanakannya kebijakan putar balik bagi wisatawan luar aglomerasi karena belum ada arahan atau edaran kepada Dishub Bantul.
"Kami fokus ke penyekatan pemudik. Sementara pemantauan [arus wisata] itu inisiatif kami sendiri. Karena rutinitas, kewajiban setiap libur lebaran kita lakukan pemantauan arus di daerah-daerah wisata," ujarnya.
"Sebetulnya kita maunya merespon kebijakan dari pusat itu cepat juga, tapi kan harus ada penerjemahan dulu di daerah," ucapnya.
BACA JUGA : Selama Libur Lebaran, 97.240 Wisatawan Berkunjung
Selain itu dari segi personil, untuk penyekatan pemudik saja Aris mengakui jumlah petugas yang ada masih kurang. "Kalau personel jelas kurang, ini sudah kita maksimalkan [untuk penyekatan] tetapi tetap kurang. Sehingga banyak yang kita fungsikan kemarin yang jaga malam di kantor kita fungsikan untuk membantu pengamanan. Kemarin kita rencanakan 70 personel tapi akhirnya tetap kurang, sehngga kita tambah sekitar 20an personel," tegasnya.
Salah satu pengunjung luar daerah yang ditemui di destinasi wisata Pantai saat libur lebaran adalah Irma Via. Irma jauh-jauh dari Brebes, Jawa Tengah bersama rombongan keluarganya. "Diajak sama keluarga ke sini. Emang tujuannya memang mau ke sini, aslinya Brebes. Setelah ini mau ke Malioboro," katanya.
Melakukan perjalanan berjam-jam melewati sejumlah pos penjagaan, nyatanya Irma tak sekali pun diperiksa. Padagal "Tadi sih enggak ada penyekatan. Langsung aja, lancar," ujarnya.
BACA JUGA : Libur Lebaran, 41.340 Orang Berkunjung ke Pantai di Bantul
Kendati demikian Irma dan keluarganya sebenarnya juga sudah mempersipakan segala surat-surat yang dibutuhkan bila sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan. "Dari keluarga sendiri sudah menyiapkan surat-surat bebas Covid-19 sama surat sehat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Harga telur anjlok di bawah Rp20.000/kg, peternak Jogja rugi hingga Rp6.000/kg dan membagikan lebih dari 1.000 ayam gratis.
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi
DLH Kota Jogja memeriksa air sumur warga sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam tujuh hari.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY membuka layanan Pasporia di Alun-Alun Wates. Layanan paspor di ruang publik ini akan diperluas ke Bantul dan Kulon Progo.
Kemenag segera menyalurkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026 senilai Rp4,1 triliun untuk 83 ribu lembaga pendidikan.