Libur Lebaran, 41.340 Orang Berkunjung ke Pantai di Bantul

Wisatawan sedang menikmati bermain pasir di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali
16 Mei 2021 11:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat meraih pendapatan sebesar Rp401,2 juta selama libur Lebaran 2021. Dari jumlah tersebut, Pantai Parangtritis mencatatkan diri sebagai objek wisata yang paling banyak dikunjungi selama libur lebaran, 13-15 Mei.

"Total pengunjung sampai kemarin [Sabtu (15/5)], ada 41.343 pengunjung. Dari total wisatawan tersebut, sekitar 70% mengunjungi Kawasan Parangtritis," kata Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata, Markus Purnomo Adi, Minggu (16/5/2021).

BACA JUGA : Jalur Menuju Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar

Lebih lanjut Markus mengungkapkan, sejauh ini pendapatan paling banyak didapatkan oleh Dispar Bantul pada libur Lebaran terjadi pada Sabtu (15/5). Di mana, ada total 24.898 pengunjung atau pendapatan sebanyak Rp241,7 juta mendatangi sejumlah objek wisata yang dikelola oleh Dispar. Sedangkan sehari sebelumnya, Jumat (14/5) ada sebanyak 12.880 pengunjung atau pendapatan Rp125 juta.

"Untuk pas hari Lebaran, hanya ada 3.565 pengunjung atau pendapatan hanya Rp34,4 juta," terang Markus.

Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengungkapkan, meski ada lonjakan jumlah pengunjung, pembatasan jumlah pengunjung maupun daerah asal wisatawan. Ia memastikan jika  protokol kesehatan benar-benar diterapkan selama berwisata Bantul.

"Kami memang melakukan skrining kesehatan, agar tidak ada penularan Covid-19. Dan ini dilakukan oleh teman-teman yang bertugas," terangnya.

BACA JUGA : Lebaran di Saat Pandemi, Pelaku Wisata Dituntut Prihatin

Adapun jumlah personel yang ditugaskan menjaga sekaligus menskrining protokol kesehatan, Kwintarto menyatakan ada 616 personel yang tersebar di empat tempat pemungutan retribusi (TPR).

Keempat titik tersebut adalah TPR Induk Parangtritis sebanyak 83 orang per hari, TPR Depok sebanyak 83 orang per hari, TPR Samas sebanyak 17 orang per hari, dan TPR Pandansimo sebanyak 15 orang per hari."Mereka bertugas untuk memastikan wisatawan yang berkunjung mematuhi protokol kesehatan," ucap Kwintarto.