Advertisement

Sepekan Pasca-Larangan Mudik, Tak Ada Lonjakan Kedatangan Penumpang di Terminal Wonosari

David Kurniawan
Kamis, 27 Mei 2021 - 07:27 WIB
Sunartono
Sepekan Pasca-Larangan Mudik, Tak Ada Lonjakan Kedatangan Penumpang di Terminal Wonosari Terminal Dhaksinarga. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo

Advertisement

Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga Wonosari, Sularjo memastikan tidak ada lonjakan penumpang yang turun. Pasalnya, penumpang yang datang didominasi oleh warga yang akan berangkat ke luar daerah.

“Operasional terminal tetap seperti biasa,” kata Sularjo, Rabu (26/5/2021).

Dia menjelaskan, setiap puluhan armada bus antar kota antar provinsi yang beroperasi. Sebagai contoh, kemarin ada 38 bus yang datang dan pergi. Hasil pencatatan ada 25 penumpang yang turun. Jumlah ini lebih sedikit karena yang berangkat melalui Terminal Dhaksinarga mencapai 382 orang.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA : Pemkab Sleman Belum Putuskan Larangan Mudik Lokal

“Yang pulang memang ada, tapi tidak banyak,” ungkapnya.

Sularjo menambahkan, pencatatan tidak hanya untuk kedatangan maupun keberangkatan bus Akap. Namun demikian, juga berlaku pada armada bus angkutan kota dalam provinsi. “Setiap harinya ada pendataan,” katanya.

Ditambahkan dia, petugas di terminal tidak hanya melakukan pendataan. Namun demikian, juga ikut berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di area terminal. Pasalnya, kawasan ini termasuk wilayah wajib pakai masker sehingga seluruh pengunjung yang datang harus mematuhinya.

“Kami juga sediakan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer untuk pengunjung,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Banyusoco, Kapanewon Playen, Damanhuri. Menurut dia, berdasarkan laporan dari kepala dusun tidak ada lagi perantau asal Banyusoco yang terpantau pulang kampung. “Kami akan terus pantau, tapi untuk saat ini belum ada pemudik yang pulang,” katanya.

Advertisement

BACA JUGA : Pemkot Jogja Kebingungan Terapkan Larangan Mudik Lokal

Damanhuri menuturkan, pada saat larangan mudik berlangsung atau sebelum lebaran ada lima warga yang nekat pulang ke Banyusoco. Sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dilakukan pendataan dan data yang dihimpun dimasukan kedalam sistem informasi desa sebagai bahan pelaporan pemudik.

“Tapi usai lebaran kelima warga yang pulang juga telah berangkat ke luar daerah,” katanya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Perpadi Sebut Beras Selundupan dari Vietnam Beredar di Indonesia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement