Halo Warga Sleman Usia 20-30 Tahun, Ada Sekolah Kader Pengawas nih..Minat?

Ilustrasi. - Freepik
28 Mei 2021 14:07 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Warga Kabupaten Sleman mendapatkan kesempatan untuk mendaftarkan diri ke dalam program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) 2021. Melalui sekolah ini, peserta akan belajar mengenai proses pengawasan dalam tahapan pemilihan umum.

Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa mengungkapkan SKPP merupakan sebuah program dari Bawaslu RI agar masyarakat dapat mengetahui serta berpartisipasi dalam mengawasi setiap tahapan pemilu/pemilihan. Tak hanya dilaksanakan di Sleman, pendaftaran SKPP juga dibuka di 303 kabupaten/kota lainnya se-Indonesia.

"SKPP merupakan program pendidikan kepemiluan. Dicanangkan oleh Bawaslu RI untuk menanamkan nilai-nilai pengawasan, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pemilu dan kepengawasan pemilu/pemilihan," kata dia pada Jumat (28/5/2021).

Karim menyebutkan bagi warga Sleman yang tertarik mendaftar bisa mengakses laman pendaftaran Kader Pengawasan melalui tautan https://skpp.bawaslu.go.id/registrasi/. Pendaftaran dibuka pada 24-28 Mei 2021.

Baca juga: Ada 39 Aduan THR Tak Terbayarkan di Sleman

Pendaftaran sekolah kader ini mensyaratkan warga berusia minimal 20 tahun dan maksimal 30 tahun, sementara pendidikan minimal SMA atau sederajat. "Diutamakan yang punya pengalaman sebagai pengurus organisasi atau komunitas, tidak pernah menjadi anggota partai politik, dan belum pernah mengikuti SKPP sebelumnya," ungkap Karim.

Syarat lainnya ialah calon pendaftar belum pernah menjadi penyelenggara Pemilu/Pemilihan adhoc, tidak pernah menjadi tim kampanye atau tim sukses pasangan calon tertentu, tidak pernah terlibat kasus hukum, dan bebas narkoba. Nantinya, peserta akan menempuh tingkat pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga tingkat lanjut.

Kendati pendaftaran dilakukan secara daring, namun pelaksanaan SKPP 2021 akan dilaksanakan secara tatap muka. Pelaksanaannya tersebar di 100 titik kabupaten/kota se-Indonesia. Program pendidikan ini akan berlangsung selama bulan Juni hingga Oktober 2021 mendatang.