Advertisement

Cegah Klaster Baru, Mobilitas Warga Terus Dipantau

Hafit Yudi Suprobo
Sabtu, 29 Mei 2021 - 06:27 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Cegah Klaster Baru, Mobilitas Warga Terus Dipantau Ilustrasi virus Covid/19

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Tren peningkatan kasus dan munculnya sejumlah klaster persebaran Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo seusai Lebaran 2021 menjadi perhatian Gugus Tugas. Sebagai upaya pencegahan meluasnya kasus, pengawasan mobilitas warga di level kapanewon terus ditingkatkan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan sejumlah wilayah kapanewon yang dipantaui di antaranya Panjatan, Nanggulan, Pengasih, Lendah dan Kalibawang. "Di lima wilayah tersebut masih muncul klaster penularan Covid-19 sehingga pengawasan terhadap mibilitas warga tetap dilakukan. Peningkatan tiap wilayah kurang dari 10 kasus, namun kami tetap meningkatkan kewaspadaan terutama pasca-Lebaran," kata Baning saat ditemui, Jumat (28/5/2021).

Pemantauan, menurut Baning, bakal dilakukan selama empat pekan ke depan. "Pemantauan kami lakukan untuk memastikan penyebab peningkatan kasus pasca lebaran," kata Baning.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Terkait dengan perkembangan Klaster Sangon di Kapanewon Kokap, Baning menyatakan saat ini angka kesembuhan pasien mencapai 122 orang. Artinya, kasus positif Covid-19 dari klaster ini tinggal tersisa delapan orang.

Baning mengatakan jumlah kasus Covid-19 yang masuk dalam Klaster Sangon total mencapai 130 kasus positif. "Dari total 130 kasus, sebanyak 122 orang telah sembuh, dan delapan orang masih isolasi mandiri. Kedelapan orang itu terdiri dari empat orang yang masih menunjukkan gejala Covid-19 dan empat lainnya orang tanpa gejala [OTG]," kata Baning.

Delapan orang yang masih menjalani isolasi mandiri terdiri dari warga Dusun Sangon I sebanyak empat orang, dua orang warga Dusun Kadigunung, serta warga Dusun Tlogolelo serta Sangon II masing-masing satu orang.

"Kami optimistis dalam waktu dekat mereka sudah dinyatakan sembuh dan selesai masa karantina. Untuk yang bergejala nanti kami lihat tiga hari lagi, kemungkinan Minggu depan sudah selesai semuanya," ujar Baning.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement