Inisiasi Pemuda terhadap Bencana Harus Terus Didorong

Pembinaan Pemuda Desa Terkait Penanggulangan Bencana di Bantul, Kamis (10/6/2021) di RM Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali
10 Juni 2021 16:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Inisiasi pemuda untuk menjadi garda terdepan saat bencana terjadi terus didorong.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Subbidang Pencegahan BPBD DIY Robertus Ali Sadikin, di sela-sela Pembinaan Pemuda Desa Terkait Penanggulangan Bencana di Bantul, Kamis (10/6/2021) di RM Parangtritis.

Ali mengungkapkan saat ini banyak pemuda yang telah ambil bagian untuk menghadapi berbagai bencana. Biasanya mereka tergabung dalam berbagai komunitas untuk menangani dan membantu korban bencana.

"Dan para pemuda ini biasanya ambil bagian di sana. Di Bantul ada berapa kelompok, saya belum begitu mengetahuinya," katanya.

Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan BPBD DIY agar kalangan muda tanggap darurat saat menghadapi bencana. Selain itu, butuh usaha untuk dorongan agar para pemuda mengambil inisiasi di lapangan saat bencana terjadi. "Harapannya setelah pelatihan ini, mereka akan lebih aktif," katanya.

Menurut Ali, saat ini regenerasi relawan bencana sangat diperlukan agar penanganan bencana bisa maksimal. Regenerasi relawan kebencanaan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Diharapkan dengan adanya penyiapan regenerasi, para pemuda ini akan tahu apa yang harus dilakukan saat bencana. "Untuk itu, kami libatkan para pemuda," ujarnya.

Staf BMKG Yogyakarta, Mardianto mengungkapkan potensi bencana di Bantul cukup banyak. Salah satunya adalah gempa bumi.

"Untuk itu kami ingatkan kepada para pemuda terkait dengan potensi ini," katanya.

Mardianto mengungkapkan keterlibatan pemuda untuk tanggap bencana tidak hanya dalam hal penanganan, tetapi juga proses pendataan dan pencegahan.

Selain itu, berkembabnya teknologi informasi diharapkan mampu dimaksimalkan oleh para pemuda untuk mencegah terjadinya bencana.

"Harapannya, mereka juga mampu mendata dan dapat mempercepat proses penyaluran bantuan terhadap korban bencana," ujar Mardianto. (***)