Goa Selarong Bantul Akan Direvitalisasi, Butuh Rp425 Juta
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja tidak mau gegabah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang. Di tengah kasus Covid-19 yang belakangan kian meluas, Disdikpora berharap rencana penyelenggaran PTM dikaji dengan hati-hati.
Sekretaris Disdikpora Kota Jogja Dedi Budiono mengatakan akan melihat tren kasus Covid-19 terlebih dahulu di wilayah setempat. Hal ini menurutnya penting guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada murid saat PTM diselenggarakan.
BACA JUGA: Selfie Tanpa Masker Jadi Penyebab Lonjakan Covid-19 di Jateng
"Pada prinsipnya kami melihat perkembangan Covid-19 dan kebijakan penanganan Covid-19 secara nasional maupun secara lokal," ujarnya, Kamis (17/6/2021).
Meski secara umum kondisi sejumlah sekolah sudah dinyatakan siap untuk menggelar PTM, jawatannya tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Beberapa waktu lalu, Disdikpora Kota Jogja juga telah melakukan PTM uji coba di sejumlah sekolah. Hasilnya disebut dia cukup sukses.
Di sejumlah sekolah pun sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan sudah sangat memadai.
"Kami tidak ingin memaksakan agar PTM ini dilaksanakan apabila kondisi lingkungan tidak mendukung dan pertumbuhan Covid-19 sangat tinggi," ucapnya.
BACA JUGA: Perpanjangan PPKM Mikro, Kalurahan Fokus Penyiapan Selter Desa
Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja, Ali Fahmi mengatakan tidak setuju PTM digelar saat angka Covid-19 naik tajam. “Menurut saya belum memungkinkan untuk PTM. Vaksinasi juga belum tuntas serta belum menyasar ke peserta didik," katanya.
Dia berpendapat pembelajaran jarak jauh merupakan pilihan yang tepat untuk melindungi peserta didik agar tetap sehat dan aman dari bahaya penularan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.