Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Suasanaserah terima peserta didik kelas 6 Tahun Ajaran 2020/2021 di SD Tarakanita Bumijo, Kamis (17/6). (Harian Jogja/YosefLeonPinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—SD Tarakanita Bumijo, Jetis menggelar upacara serah terima peserta didik kelas 6 Tahun Ajaran 2020/2021. Tahun ini SD Tarakanita Bumijo berhasil 100% meluluskan siswa kelas akhirnya.
Tema upacara serah terima tahun ini adalah Extraodinary You, Extraordinary Future.
Kegiatan digelar secara daring dan juga tatap muka secara terbatas dengan dihadiri oleh perwakilan orang tua murid, sejumlah siswa-siswi, serta segenap karyawan internal SD Tarakanita Bumijo dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Kepala Sekolah SD Tarakanita Bumijo, Arif Tri Handoko mengatakan setelah melewati proses pembelajaran selama enam tahun, siswa kelas 6 bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
"Pada tahun ini ada sebanyak 132 murid kelas 6 dan semuanya lulus 100 persen. Ini merupakan sebuah kebanggaan karena hasil ASPD [Asesmen Standar Pendidikan Daerah] di SD Tarakanita Bumijo itu jauh di atas rata-rata dibandingkan dengan sekolah lain yang ada di Kota Jogja," ungkapnya.
Di sisi lain, pada tahun ini juga terdapat murid yang mendapat nilai 100 pada mata pelajaran Matematika. "Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua karena bisa dilibatkan dalam proses mendidik para murid sehingga semua siswa dapat menyelesaikan studinya dengan baik," ujarnya.
Terlebih di masa pandemi ini, menurut Arif, metode pembelajaran yang digelar secara daring tentunya juga menuntut pendampingan dari orang tua dan kesabaran para guru. "Walaupun di masa pandemi tetapi anak-anak tetap menunjukan semangat dan kejujuran dalam setiap proses yang dilewati dan itu kami berterima kasih," kata Arif.
Ketua Yayasan Tarakanita, Suster Felicita Muryati, CB mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua murid yang berkenan dan menjatuhkan pilihan kepada SD Tarakanita Bumijo dalam mendidik para murid. "Kepercayaan yang diberikan ini sungguh kami apresiasi dan tentunya memberi semangat untuk semakin meningkatkan layanan," katanya.
Suster Felicita juga berpesan kepada para murid agar mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Nilai-nilai yang ditanamkan semasa sekolah diharapkan bisa menjadi motivasi dan inspirasi dalam perjalanan pendidikan murid.
"Hendaknya murid pandai memilih hal yang positif di sekitar kita, baik yang menarik dan bermanfaat untuk perkembangan agar memiliki masa depan yang luar biasa," kata Suster Felicita. (Yosef Leon Pinsker)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.