Indahnya Toleransi, Warga Katolik Amankan Salat Iduladha di DIY
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. /Harian Jogja-Heroe Poerwadi
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Wali Kota Jogja sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi menilai wacana lockdown yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X merupakan peringatan keras untuk menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Wacana tersebut sekaligus menjadi peringatan keras pula untuk semua pihak yang menangani Covid-19 agar ada perubahan upaya untuk menekan angka persebaran.
“Wacana lockdown seperti yang disampaikan Ngarsa Dalem Sultan HB X, adalah warning [peringatan] keras bahwa kita harus menjalankan prokes secara serempak dan sungguh-sungguh kepada siapapun dan di manapun. Hanya itu yang bisa dilakukan untuk menghentikan sebaran Covid-19,” ungkap Heroe melalui pesan tertulisnya via Whatsapp, Sabtu (19/6/2021).
Ia merasakan semua upaya telah dilakukan untuk menangani Covid-19. Mulai dari sosialisasi hingga penindakan agar masyarakat menjalankan prokes. Begitu juga dengan PPKM Mikro untuk membatasi interaksi warga dan beragam pembatasan aktivitas masyarakat.
Menurutnya langkah petugas untuk mencegah terjadinya kerumunan di tempat layanan umum maupun tempat wisata pun sudah dilakukan. Namun, hasilnya tidak maksimal, karena kasus positif Covid-19 penularannya masih tinggi. Di sisi lain masyarakat juga mulai mengabaikan prokes.
BACA JUGA: Ini 5 Cara Menjaga Bodi Mobil Tetap Mengilap
“Maka menggunakan palu gada akhir yaitu lockdown. Wacana ini juga bisa menjadi warning keras bagi kita semua agar ada perubahan untuk mengurangi peningkatan sebaran virus Covid-19,” kata Heore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Primbon Jawa menyebut Jumat Legi dan Jumat Pahing sebagai weton yang memiliki hari naas pada Senin Wage, 1 Juni 2026. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Selain Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Susu Sedunia dan Hari Orang Tua Sedunia. Simak sejarah dan makna ketiga peringatan terseb
Ramalan zodiak Senin 1 Juni 2026 untuk Aries hingga Pisces. Leo diprediksi bersinar, Virgo memperbaiki hubungan, Gemini menemukan peluang karier baru, sementara
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath
Jadwal penutupan pelayanan SIM Ditlantas Polda DIY pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Simak aturan ketat dispensasi satu hari bagi SIM yang kedaluwarsa.