Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sebuah swalayan di Banguntapan sementara ditutup. Tindakan itu terpaksa dilakukan menyusul sejumlah karyawan toko swalayan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Panewu Banguntapan, Fauzan Muarifin menceritakan bila toko swalayan ditutup menyusul sejumlah karyawan yang diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Melihat banyaknya jumlah kontak erat, Kapanewon Banguntapan mengambil tindakan dengan melakukan penutupan sementara pada toko swalayan tersebut. "Mulanya ada karyawan yang positif, karena kontak eratnya banyak terus kita tutup," terangnya pada Senin (21/6/2021).
Sebanyak 10 orang terkonfirmasi positif dari kasus toko swalayan. Secara terperinci, Fauzan menyebut bila kesepuluh orang terpapar merupakan karyawan toko swalayan, bukan dari kalangan pengunjung.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meroket, Jokowi Instruksikan Kurangi Mobilitas dan Percepat Vaksinasi
Penutupan swalayan disebutkan Fauzan telah dilakukan sejak Jumat (18/6/2021). Penutupan masih akan dilakukan hingga beberapa hari kedepan. "Mungkin [ditutup] dua sampai tiga hari kedepan," tandasnya.
Dari pantauan tim Kapanewon Banguntapan, sebenarnya protokol kesehatan toko swalayan cukup baik. "Kita juga tidak tahu [kenapa ada sebaran di sana], tapi kalau dilihat ya titik lengah. Sepertinya di sana juga sudah pakai masker," tegasnya.
Selain toko swalayan, Fauzan juga menutup beberapa kafe di Banguntapan. Hal itu dilakukan karena banyak kafe yang melanggar jam operasional buka usaha. Atas temuan itu Fauzan memberikan sanksi tegas berupa penutupan usaha selama tiga hari bagi kafe yang kedapatan melanggar aturan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!
Pemkab Bantul turunkan tiket pantai barat jadi Rp5.000 mulai 1 Juli 2026. Strategi dongkrak wisata dan ekonomi pesisir.