Makin Kritis, Kota Jogja Diminta Segera Tambah Bed dan Selter

Ilustrasi. - REUTERS/Rahel Patrasso
23 Juni 2021 06:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja mendesak Pemkot Jogja untuk segera menyiapkan penambahan bed di rumah sakit dan selter seiring dengan lonjakan pasien Covid-19.

Anggota Pansus Pelaksanaan Penanganan dan Vaksinasi Covid-19 DPRD Kota Jogja Nurcahyo Nugroho meminta kepada Pemkot Jogja untuk segera menambah bed rumah sakit untuk pasien Covid-19. Selain itu penambahan selter juga mendesak dibutuhkan karena banyak pasien yang sedang menjalani isolasi.

BACA JUGA : Bed untuk Pasien Covid-19 di Sleman Menipis, Dinkes Minta Segera Batasi Kegiatan Masyarakat

“Ini sudah kritis, kami sudah mengecek, selter Tegalrejo sudah penuh bahkan sudah ada antrean dari puskesmas yang akan isolasi, ketersediaan RSUD [Kota Jogja] dan RS Pratama info terakhir tinggal tiga unit untuk pasien Covid-19, maka penambahan bed dan selter harus segera dilakukan,” katanya, Selasa (22/6/2021).

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengakui Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Kota Jogja untuk kamar ICU sudah banyak terpakai. Saat ini sedang dilakukan perbaikan 12 kamar selter agar bisa dimanfaatkan agar segera bisa dipakai.  

Heroe menambahkan sebagai Ibu Kota Provinsi terdapat banyak rumah sakit sehingga menjadi pusat rujukan di daerah lain, maka harus menanggung lonjakan dari wilayah atau daerah lain. “Kota Jogja ada delapan rumah sakit yang menjadi rawat inap bagi pasien Covid-19,” katanya.

Nurcahyo Nugroho juga meminta agar implementasi PPKM Mikro di lapangan lebih diperketat. Sejumlah razia protokol kesehatan di lapangan digencarkan lagi. Agar masyarakat tidak lengah dengan kondisi yang ada. Selain itu pentingnya melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat, dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 atau treatment dan percepatan program vaksinasi.

BACA JUGA : Dewan Cemas, Keterisian Bed Pasien Covid-19 di Jogja Sudah 85 Persen

 “Kepada masyarakat umum kami mengajak gotong royong menerapkan mematuhi protokol kesehatan karena penanganan pandemi ini butuh kerja sama semua pihak, terutama peran serta masyarakat, jangan lengah,” katanya.