Road Rage Meningkat, Tekanan Ekonomi Bikin Pengendara Mudah Emosi?
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Ilustrasi. /REUTERS-Rahel Patrasso
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja mendesak Pemkot Jogja untuk segera menyiapkan penambahan bed di rumah sakit dan selter seiring dengan lonjakan pasien Covid-19.
Anggota Pansus Pelaksanaan Penanganan dan Vaksinasi Covid-19 DPRD Kota Jogja Nurcahyo Nugroho meminta kepada Pemkot Jogja untuk segera menambah bed rumah sakit untuk pasien Covid-19. Selain itu penambahan selter juga mendesak dibutuhkan karena banyak pasien yang sedang menjalani isolasi.
“Ini sudah kritis, kami sudah mengecek, selter Tegalrejo sudah penuh bahkan sudah ada antrean dari puskesmas yang akan isolasi, ketersediaan RSUD [Kota Jogja] dan RS Pratama info terakhir tinggal tiga unit untuk pasien Covid-19, maka penambahan bed dan selter harus segera dilakukan,” katanya, Selasa (22/6/2021).
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengakui Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Kota Jogja untuk kamar ICU sudah banyak terpakai. Saat ini sedang dilakukan perbaikan 12 kamar selter agar bisa dimanfaatkan agar segera bisa dipakai.
Heroe menambahkan sebagai Ibu Kota Provinsi terdapat banyak rumah sakit sehingga menjadi pusat rujukan di daerah lain, maka harus menanggung lonjakan dari wilayah atau daerah lain. “Kota Jogja ada delapan rumah sakit yang menjadi rawat inap bagi pasien Covid-19,” katanya.
Nurcahyo Nugroho juga meminta agar implementasi PPKM Mikro di lapangan lebih diperketat. Sejumlah razia protokol kesehatan di lapangan digencarkan lagi. Agar masyarakat tidak lengah dengan kondisi yang ada. Selain itu pentingnya melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat, dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 atau treatment dan percepatan program vaksinasi.
BACA JUGA : Dewan Cemas, Keterisian Bed Pasien Covid-19 di Jogja Sudah 85 Persen
“Kepada masyarakat umum kami mengajak gotong royong menerapkan mematuhi protokol kesehatan karena penanganan pandemi ini butuh kerja sama semua pihak, terutama peran serta masyarakat, jangan lengah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara mulai 19 Agustus 2026 akibat kebakaran hutan. Simak aturan reschedule tiket bagi pendaki.
Seluruh puskesmas di Gunungkidul belum memiliki layanan kesehatan jiwa karena keterbatasan anggaran, padahal kasus bunuh diri telah mencapai 25 kasus.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.